Pekanbaru – KPKtipikor.id – Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus peninjauan terhadap pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru. Kamis (09/07/2026).
Kunjungan tersebut disambut dan didampingi langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Adi Negoro.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau secara langsung berbagai sektor pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan produktif yang dikelola oleh Rutan Pekanbaru melibatkan warga binaan, mulai dari budidaya sayuran hingga tanaman pangan yang menjadi bagian dari implementasi 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, mengapresiasi komitmen Rutan Kelas I Pekanbaru dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk pembinaan yang produktif bagi warga binaan.
Melalui program ini, warga binaan dibekali keterampilan, pengalaman kerja, serta semangat untuk mandiri sehingga memiliki bekal yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Program ketahanan pangan merupakan wujud nyata pembinaan yang produktif. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Rudy.
Melalui peninjauan ini, diharapkan pelaksanaan program ketahanan pangan di Rutan Kelas I Pekanbaru dapat terus berkembang, memberikan hasil yang optimal, serta menjadi contoh pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan, kemandirian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.
Editor : Ayu Amelia
Tidak ada komentar