Wisata Apparalang Makan Korban, Siswa SMA Turungan Beru Hilang Terseret Ombak
BULUKUMBA, KPK tipikor.Wisata Apparalang di Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba kembali menelan korban. Seorang siswa asal Turungan Beru, Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlan, dilaporkan hilang terseret ombak saat duduk di ujung dermaga kayu, Sabtu 7 Juni 2026.
Korban diketahui masih berstatus pelajar SMA dan baru akan naik ke kelas 3. Kabar duka ini viral setelah akun Facebook Rina Karlina mengunggah foto korban duduk di ujung dermaga dengan lingkaran merah sebagai penanda kejadian.
Pengelola wisata Apparalang yang mengakui di lokasi tersebut tidak ada petugas khusus yang berjaga dan tidak tersedia fasilitas pertolongan seperti pelampung. Ketiadaan pengawas ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan pengunjung.
Dermaga kayu Apparalang memang menjadi spot foto favorit karena latar tebing karang dan laut lepas. Namun ombak besar yang langsung menghantam ujung dermaga membuatnya sangat berbahaya. Warga sudah berulang kali mengingatkan agar tidak duduk di ujung.
Tim gabungan Basarnas, BPBD, Polsek Bontobahari, dan warga langsung turun melakukan pencarian sejak laporan masuk. Upaya pencarian masih terkendala gelombang tinggi dan arus laut yang kuat di perairan Apparalang.
Keluarga korban di Turungan Beru, Bontokamase kini diliputi duka. Sekolah tempat korban akan naik kelas 3 SMA Nama di sekolah ELMI. FEBRIANTI juga berduka. Doa dan dukungan terus mengalir dari masyarakat Bulukumba agar korban segera ditemukan.
Kapolsek Bontobahari menghimbau wisatawan tidak berfoto di area rawan. “Pengelola wajib segera sediakan petugas, rambu peringatan, dan alat keselamatan. Jangan tunggu korban lagi,” tegasnya.
Peristiwa ini harus jadi evaluasi serius bagi pengelola Wisata Apparalang. Tanpa pengawasan dan fasilitas keselamatan yang memadai, spot wisata indah bisa berubah jadi lokasi duka bagi keluarga korban.
Pewarta:Muh Syamsul
Tidak ada komentar