Sinergi Membangun Desa: Pemdes Cimahi Sosialisasi Regulasi Baru dan Penguatan Peran Masyarakat

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 16:55 3 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR.ID

SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Cimahi berkomitmen menjaga transparansi pengelolaan anggaran dengan menggelar Sosialisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Cimahi pada Selasa (28/04/2026) ini bertujuan membekali masyarakat dengan pemahaman mendalam terkait regulasi, pengawasan, dan pemanfaatan anggaran desa yang mengalami perubahan signifikan.

Sinergi Lintas Sektor

Acara ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, antara lain:​

. Bapak Depiana (Dinas Pemberdayaa Masyarakat dan Desa/DPMD)

. Ibu Amel (Pendamping Lokal Desa/PLD)

. Bapak Sekmat (Perwakilan Kecamatan)

Diskusi ini juga diikuti secara antusias oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Lembaga Desa, Tokoh Perempuan, Kader PKK, hingga pemuda dari Karang Taruna.

Penyesuaian Anggaran dan Prioritas Nasional

Dalam pemaparannya, tim narasumber menyoroti adanya penyesuaian (penurunan) nilai Dana Desa yang cukup drastis pada tahun 2026. Kendati demikian, pemerintah pusat dan provinsi telah menetapkan aturan mandatori yang mewajibkan alokasi dana diprioritaskan pada tiga pilar utama:

  1. Penanganan Stunting: Percepatan perbaikan gizi dan kesehatan anak.
  2. Pengentasan Kemiskinan Ekstrem: Bantuan langsung dan pemberdayaan ekonomi.
  3. Ketahanan Pangan: Penguatan stok dan produksi pangan lokal.

Social Control dan Harapan Pemerintah Desa

Kepala Desa Cimahi menegaskan bahwa keterlibatan warga adalah kunci suksesnya pembangunan. Peran masyarakat sebagai social control diharapkan mampu memastikan setiap rupiah terserap dengan tepat sasaran.

​”Kami berharap masyarakat dapat mengawal bersama kegiatan ini agar terealisasi dengan baik. Meskipun dari sisi anggaran terdapat penurunan dibanding tahun sebelumnya, kami ingin masyarakat tetap antusias mendukung pembangunan agar Desa Cimahi tetap maju,” ungkapnya.

Tantangan Program Kebersihan

Pemdes Cimahi sejatinya telah merencanakan program kebersihan lingkungan sebagai prioritas utama desa. Namun, akibat regulasi yang ketat dan penyusutan anggaran, program tersebut harus menyesuaikan dengan kebijakan pusat.

​”Rencana terkait kebersihan mungkin belum bisa berjalan maksimal tahun ini. Namun, kami berupaya mengoptimalkannya dalam sisa masa jabatan (RPJM) hingga tahun 2027 mendatang,” tambah pihak Pemdes.

​Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan warga. Keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang bagi Desa Cimahi untuk tetap berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta : Adang Suryana

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA