Sosialisasi MBG di Lahusa, Forkopimcam hingga LSM Kawal Program Gizi Gratis

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 07:53 10 Korwil Nias

Nias Selatan, kpktipikor.id — 25 April 2026 — Pemerintah Kecamatan Lahusa menggelar kegiatan sosialisasi dan pemaparan Surat Edaran tentang pendistribusian dan penyajian makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program peningkatan gizi masyarakat di tingkat lokal.

 

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Lahusa ini dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Lahusa, Kapolsek Lahusa, para kepala sekolah, kepala desa, serta perwakilan media dan LSM. Turut hadir Ketua DPC Nias Selatan LSM Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (GEMPUR), Markus Duha, yang menegaskan kehadiran LSM sebagai bentuk partisipasi dalam fungsi pengawasan dan kontrol sosial terhadap jalannya program pemerintah.

 

Sosialisasi ini membahas mekanisme distribusi dan penyajian makanan dalam Program MBG, termasuk teknis penyaluran, standar gizi, serta skema anggaran bagi penerima manfaat.

 

Kegiatan melibatkan unsur Forkopimcam Lahusa, Kapolsek, kepala sekolah, kepala desa, perwakilan media, serta LSM GEMPUR yang diwakili oleh Ketua DPC Nias Selatan, Markus Duha.

 

Dilaksanakan pada 25 April 2026.

Bertempat di Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan.

 

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pemangku kepentingan terkait pelaksanaan MBG agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai standar gizi yang ditetapkan.

 

Dalam pemaparan dijelaskan bahwa pendistribusian MBG untuk peserta didik dilakukan lima hari dalam seminggu (Senin–Jumat) dengan penyajian makanan segar (fresh food), sementara hari Sabtu diberikan dalam bentuk makanan ringan.

 

Untuk kelompok non-peserta didik (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita/kelompok 3B), distribusi dapat dilakukan setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu, menyesuaikan kondisi wilayah dengan tetap memperhatikan kandungan gizi seperti protein, vitamin, dan mineral.

 

Sekcam Lahusa dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan program berjalan optimal.

 

Sementara itu, Kapolsek Lahusa menyatakan kesiapan mendukung pengawasan pelaksanaan program di lapangan agar tetap tertib dan aman.

Dari sisi anggaran, program ini memiliki alokasi berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, tergantung kategori penerima manfaat.

 

Sistem distribusi juga dapat dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan metode pengemasan khusus guna menjaga kualitas makanan.

 

Para kepala sekolah dan kepala desa menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut.

 

Mereka juga menyoroti pentingnya peran kader posyandu dan tenaga lapangan dalam memastikan distribusi berjalan lancar.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Lahusa dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan akuntabel, serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

(MARTIANUS DUHA)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA