Perkuat Sinergi, Bupati Sukabumi Sebut PCNU Pilar Strategis Wujudkan Visi “Mubarakah”

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Apr 2026 21:12 0 View Korlip jawa barat

KPLTIPIKOR.ID|| SUKABUMI 

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan bahwa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal PCNU Kabupaten Sukabumi yang digelar di Gedung PCNU, Kamis (23/4/2026).

 

Menurut Bupati, peran PCNU sangat krusial dalam mendukung serta mengawal visi besar daerah, yakni mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

 

Sinergi untuk Umat dan Daerah

Dalam arahannya, H. Asep Japar mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus mempererat kolaborasi dengan pemerintah, khususnya pada tiga sektor utama:

 

. Pendidikan Keagamaan: Meningkatkan kualitas SDM yang religius.

. Pemberdayaan Ekonomi: Memperkuat kemandirian ekonomi umat.

. Harmonisan Sosial: Menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah masyarakat.

 

​”Saya berharap kita dapat lebih bersinergi dan bekerja lebih keras lagi. Semua itu demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ujar Bupati.

 

Komitmen Penanganan Pascabencana

Selain membahas sinergi organisasi, Bupati juga memaparkan progres pembangunan daerah, termasuk penanganan dampak bencana alam. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah terus bergerak cepat dalam menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para penyintas bencana di wilayah Palabuhanratu

 

​”Bencana memang menjadi tantangan di Sukabumi, namun kami terus berusaha menyelesaikan permasalahan pascabencana. Salah satunya melalui pembangunan huntap ini. Mohon doanya agar segera tuntas,” tambahnya

 

Filosofi “TIIS” di Balik Eksistensi NU

Di sisi lain, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E.S Mubarok, menyatakan bahwa NU kini semakin “membumi” dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ia membeberkan rahasia di balik kuatnya organisasi tersebut melalui filosofi TIIS.

 

​”NU membumi di Sukabumi berkat prinsip TIIS, yaitu: Tawakal, Ikhlas, Istiqomah, dan Sabar,” pungkas KH. E.S Mubarok.

 

Acara Halal Bihalal ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan silaturahmi antara umara (pemerintah) dan ulama demi kemajuan Kabupaten Sukabumi ke depan.

 

Pewarta : Korlip Jawa Barat

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA