Ramadan Jadi Titik Rekonsiliasi: Brimob Yon C Pelopor, Bhayangkari dan Pemuda Fiditan Bersatu Berbagi Takjil

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Mar 2026 20:22 1 Admin Maluku

Tual,kpktipikor.id -Di tengah suasana Ramadan yang sarat makna kebersamaan, sebuah pemandangan yang jarang terlihat sebelumnya tersaji di Jalan Raya Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual. Pemuda dari Fiditan Kampung Lama, Fiditan Kampung Baru, dan BTN Fiditan berdiri berdampingan, membagikan takjil kepada masyarakat.

Di balik aksi sederhana itu, tersimpan pesan besar: rekonsiliasi dan perdamaian setelah sempat terjadi ketegangan di antara kelompok pemuda di wilayah tersebut.

Kegiatan sosial ini digagas oleh personel Brimob Batalyon C Pelopor bersama Bhayangkari, yang secara aktif menggandeng para pemuda dari berbagai kelompok di Desa Fiditan untuk turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara dan warga menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi yang dipimpin Ps. Danyon C Pelopor, Kompol Rudi W. Muskitta, S.Sos., S.H., M.H., bukan sekadar kegiatan berbagi makanan berbuka. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan dan rekonsiliasi sosial, tempat para pemuda yang sebelumnya terpisah oleh ketegangan kini berdiri bersama dalam satu barisan pelayanan kepada masyarakat.

Puluhan personel Brimob, Bhayangkari, dan para pemuda terlihat menyapa warga dengan senyum dan salam Ramadan. Suasana yang tercipta bukan hanya hangat, tetapi juga menyiratkan pesan kuat bahwa persaudaraan dapat kembali dirajut melalui aksi nyata dan kebersamaan.

Kompol Rudi W. Muskitta menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang sebagai langkah membangun kembali kepercayaan dan solidaritas di kalangan pemuda Desa Fiditan.

“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan kembali semangat persaudaraan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antar pemuda sekaligus memperkuat kedekatan antara Brimob dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perdamaian tidak selalu lahir dari forum resmi atau kesepakatan tertulis. Kadang, ia tumbuh dari langkah-langkah sederhana-seperti berdiri bersama di pinggir jalan, membagikan takjil, dan saling menyapa dengan hati yang terbuka.

Aksi sosial ini juga menjadi pesan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Tual.

Dengan semangat Ramadan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya hubungan yang lebih solid, harmonis, dan kondusif di Desa Fiditan. Bukan sekadar berbagi takjil, tetapi juga membangun kembali jembatan persaudaraan yang sempat retak di antara anak-anak negeri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA