Sejarah Kabut Asap London 1952 dan Pembelajaran Bagi Penanganan Kabut Asap di Kota Jayapura (Perspektif Kesehatan Masyarakat).

waktu baca 1 menit
Kamis, 15 Okt 2026 11:40 36 kabiro kabupaten sarmi

Oleh: James K. Imbiri

Peristiwa The Great Smog yang melanda Kota London pada 5–9 Desember 1952 mencatatkan sejarah sebagai bencana kabut asap paling terkenal dan mematikan di Inggris, yang mengikis kualitas udara secara drastis akibat kombinasi polusi batu bara dan kondisi cuaca inversi suhu.

Krisis tersebut menelan ribuan korban jiwa dan mendorong lahirnya kebijakan monumental berupa Clean Air Act 1956 sebagai solusi sistemik penanggulangan polusi udara. Berpijak dari pembelajaran sejarah tersebut, tulisan ini menganalisis kondisi Kota Jayapura saat ini yang mulai mengalami dampak fenomena kabut asap.

Dampak pencemaran udara ini meningkatkan risiko penyakit saluran pernapasan (ISPA), iritasi mata, serta gangguan kardiovaskular pada populasi rentan di Jayapura.

Dari perspektif Kesehatan Masyarakat, ada 3 solusi komprehensif yang dapat dijadikan langkah awal penanganan:

1. Penguatan sistem deteksi dini dan intervensi medis bagi masyarakat terdampak.

2. Edukasi publik terkait penggunaan alat pelindung diri (masker standar) serta pembatasan aktivitas luar ruangan.

3. Perumusan regulasi lokal yang tegas dalam pengendalian sumber emisi serta pembukaan lahan secara bertanggung jawab. 

Integrasi antara pembelajaran historis The Great Smog dan intervensi berbasis kesehatan masyarakat diharapkan mampu mencegah krisis kesehatan masyarakat yang lebih luas di Kota Jayapura.

@Salam@

kabiro kabupaten sarmi

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Sarmi Periode 2014-2024.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA