Pekanbaru, KPKtipikor.id – Rutan Kelas I Pekanbaru melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (05/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula dan Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Puskesmas Rejosari.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Puskesmas Rejosari yang dalam hal ini diwakili oleh Dokter Puskesmas Rejosari, dr. Luise.
Selanjutnya, Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, menyampaikan sambutan sekaligus pemaparan terkait pentingnya menjaga kesehatan bagi warga binaan.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Nimrot Sihotang.
Memasuki rangkaian kegiatan, warga binaan mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai Tuberkulosis yang disampaikan oleh Dokter Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru.
Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai TBC, mulai dari gejala, cara penularan, pentingnya deteksi dini hingga langkah pencegahan agar penyebaran penyakit dapat diminimalkan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan proses pendaftaran identitas pasien serta pelaksanaan skrining CKG dan skrining TBC-HIV.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, pemeriksaan HIV-Sifilis, serta pemeriksaan rontgen dada yang dilaksanakan di Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru.
Bagi warga binaan yang terindikasi atau terduga TBC, turut diberikan pot dahak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebanyak 100 orang warga binaan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Pelaksanaan tracing TBC yang terintegrasi dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas I Pekanbaru dalam memastikan kondisi kesehatan warga binaan terpantau secara berkala sekaligus mendukung deteksi dini terhadap penyakit menular.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Pekanbaru terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.
Dengan kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Puskesmas Rejosari, diharapkan upaya deteksi dini, pencegahan, dan penanganan TBC dapat berjalan secara efektif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.
Tidak ada komentar