MIRIS! SMP NEGERI 3 BORONADU TERDAMPAK HUJAN DAN ANGIN, KOMITE SEKOLAH HARAP PEMDA NIAS SELATAN SEGERA BERTINDAK

waktu baca 4 menit
Sabtu, 10 Okt 2026 19:20 27 Korwil Nias

BORONADU, NIAS SELATAN — kpktipikor.id Kondisi SMP Negeri 3 Boronadu menjadi sorotan setelah dilaporkan terdampak hujan dan angin. Keadaan tersebut memunculkan harapan agar Pemerintah Kabupaten Nias Selatan segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah demi menjamin keamanan serta kenyamanan proses belajar mengajar.

 

Persoalan ini bukan sekadar menyangkut kondisi fisik bangunan sekolah, melainkan juga berkaitan dengan keselamatan peserta didik, tenaga pendidik, dan keberlangsungan kegiatan pendidikan di wilayah Boronadu.

 

Sekolah semestinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk menuntut ilmu. Namun, apabila fasilitas pendidikan mengalami kerusakan atau tidak mampu memberikan perlindungan yang memadai ketika hujan dan angin melanda, kondisi tersebut perlu segera ditinjau oleh pihak berwenang.

 

KOMITE SEKOLAH BERHARAP ADA PERHATIAN NYATA

 

Taliziduhu Laia (A, Mudi Laia), selaku Komite Sekolah SMP Negeri 3 Boronadu, berharap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan segera turun langsung meninjau kondisi sekolah tersebut.

 

Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menerima informasi mengenai keadaan sekolah, tetapi juga melakukan pemeriksaan langsung untuk mengetahui tingkat kerusakan, kebutuhan perbaikan, serta langkah penanganan yang harus diprioritaskan.

 

Harapan tersebut menjadi penting agar kondisi sekolah dapat ditangani berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, terutama apabila terdapat bagian bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.

 

Pembangunan maupun rehabilitasi fasilitas pendidikan hendaknya menjadi perhatian bersama, sehingga siswa di Boronadu memperoleh kesempatan belajar dalam lingkungan yang layak, aman, dan mendukung kegiatan pendidikan.

 

PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI PERLU MENJADI PRIORITAS

 

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui perangkat daerah yang membidangi pendidikan diharapkan segera melakukan peninjauan teknis terhadap kondisi SMP Negeri 3 Boronadu.

 

Peninjauan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah bangunan sekolah hanya membutuhkan perbaikan ringan, rehabilitasi menyeluruh, atau pembangunan kembali pada bagian tertentu yang sudah tidak layak digunakan.

 

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan berat atau risiko keselamatan, penanganan perlu diprioritaskan sesuai tingkat urgensinya. Keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah selanjutnya.

 

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan mengevaluasi kebutuhan anggaran dan merencanakan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, bukan sekadar menjadi perhatian sesaat.

 

JANGAN SAMPAI BERDAMPAK PADA KESELAMATAN DAN MUTU PENDIDIKAN

 

Kondisi fasilitas sekolah yang tidak memadai berpotensi mengganggu konsentrasi siswa, kenyamanan guru dalam mengajar, serta kelancaran kegiatan belajar mengajar. Apabila kerusakan bangunan terbukti menimbulkan risiko keselamatan, kegiatan di area yang berbahaya perlu dibatasi sampai dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang.

 

Dampaknya juga dapat dirasakan oleh orang tua siswa. Mereka tentu mengharapkan anak-anaknya mengikuti pendidikan dalam lingkungan yang terlindungi, tanpa harus menghadapi risiko akibat kondisi bangunan yang belum tertangani.

 

Karena itu, persoalan SMP Negeri 3 Boronadu perlu dilihat sebagai bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan. Siswa yang tinggal di wilayah pedesaan berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak sebagaimana siswa di wilayah lainnya.

 

BUPATI NIAS SELATAN DIHARAPKAN TURUN TANGAN

 

Perhatian kini diharapkan tertuju kepada Bupati Nias Selatan, beserta jajaran terkait agar segera menindaklanjuti informasi mengenai kondisi SMP Negeri 3 Boronadu.

 

Langkah awal yang penting ialah melakukan peninjauan langsung, mendokumentasikan kondisi bangunan, mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, serta menyampaikan rencana penanganan kepada pihak sekolah dan masyarakat.

 

Transparansi mengenai hasil pemeriksaan dan rencana pembangunan juga diperlukan agar masyarakat mengetahui tindak lanjut pemerintah terhadap persoalan fasilitas pendidikan tersebut.

 

Hingga kondisi sekolah diperiksa secara langsung, tingkat kerusakan, kebutuhan anggaran, dan bentuk penanganan yang paling tepat masih perlu dipastikan berdasarkan fakta di lapangan.

 

PENDIDIKAN ANAK-ANAK BORONADU MEMBUTUHKAN PERHATIAN BERSAMA

 

Persoalan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk memperkuat perhatian terhadap sarana dan prasarana pendidikan, khususnya sekolah yang menghadapi kendala akibat cuaca.

 

Taliziduhu Laia selaku Komite Sekolah berharap adanya respons dan tindakan nyata dari pemerintah daerah agar kebutuhan sekolah dapat segera diketahui dan ditangani sesuai prioritas.

 

Pada akhirnya, pembangunan sekolah bukan sekadar membangun gedung, melainkan juga menyediakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan.

 

Anak-anak Boronadu berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Pemerintah daerah diharapkan hadir melalui peninjauan, perencanaan, dan tindakan nyata agar persoalan ini memperoleh penyelesaian yang tepat.

(Sadawa)

 

.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA