MENYAMBUT HUT KE 52 KABUPATEN ACEH TENGGARA BERSAMAAN DENGAN HUT BHAYANGKARA KE 80 

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 21:22 5 Admin KPK

 

 

Aceh Tenggara – menggema di Lapangan Tembak Kompi 1 Batalyon Di Pelopori Satbrimob Polda Aceh pada Sabtu (27/06/2026).

 

Peristiwa ini bukan sekadar menguji ketepatan membidik sasaran, melainkan menjadi simbol semangat kebersamaan, sportivitas, serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka menyambut Hut Aceh Tenggara ke 52 besertaan dengan Hari Bhayangkara ke-80. Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri.S.I.K mengadakan

Lomba menembak yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai menjelang sore dan dihadiri langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara beserta jajaran Forkopimda Aceh Tenggara, Danyon Satbrimob Polda Aceh, Pejabat Utama Polres Aceh Tenggara, personel Polres, hingga peserta dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat umum.

 

Berbagai kategori kompetitif dipertandingkan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kategori tersebut meliputi menembak senjata api laras panjang SS1 V1 dengan sikap tiarap jarak 50 meter, menembak pistol HS-9 dengan sikap berdiri dua tangan jarak 20 meter, serta menembak senapan angin (uklik) dengan sikap berdiri dua tangan jarak 25 meter.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 dan HUT Aceh Tenggara ke 52 Tujuannya tidak hanya untuk mengasah kemampuan teknis menembak, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi serta membangun sinergi kokoh antara Polri, TNI, instansi pemerintah, dan masyarakat luas.

 

 

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tenggara berkomitmen menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara sengaja dibuat sekaligus dengan mempergingati HUT Aceh Tenggara yang inklusif dan dekat dengan masyarakat.

 

Selain menjadi ajang kompetisi yang sehat, ruang kebersamaan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan menumbuhkan semangat kolaborasi demi menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

 

Lebih lanjut, lomba ini menjadi sarana positif untuk menyalurkan minat dan bakat para peserta di cabang olahraga menembak secara profesional, aman, dan terbuka.

 

Dari lapangan tembak ini, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet menembak berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

 

Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menegaskan kembali bahwa keamanan yang kokoh lahir dari sinergi yang kuat. Kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat adalah sasaran terbaik yang selalu ingin dicapai oleh Polri dalam setiap langkah pengabdiannya.

 

Penulis/Reporter: KPKtipikor.id / Likapri

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA