Masih Catat Manual MBG Bontolohe Salur 86 Paket ke 5 Dusun.VIC Di usulkan

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 19:14 2 Wartawan Makasar

Bulukumba_ — Kpktipikor.id — Program Makan Bergizi Gratis [MBG] Sudah disalurkan untuk Non PAUD di Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Selasa 22/4/2026.

Sebanyak di Dusun Panaikang dan Dusun Longi 48.Paket sedangkan BontoJanmu .Galung Boddong dan Barana 38 paket menerima paket makanan bergizi di Non PAUD Menu yang disajikan terdiri dari nasi, lauk hewani, sayur, buah, dan susu sesuai standar gizi nasional.

*Untuk warga non-PAUD, MBG tahap awal di Desa Bontolohe menyasar 86 Paket dari 5 dusun. Dua dusun mendapat total kuota 48 paket sementara tiga dusun lainnya berbagi kuota .38 paket.* Penyaluran dipusatkan di kediaman Ibu Andini Kadir di Dusun Panaikang dan Dusun longi 48 paket dengan sistem pencatatan manual.

Salah satu Ibu menyebut program ini sangat membantu pemenuhan gizi 3B Busui Bumil Balita salah satu ibu yang menerima MBG menyatakan bahwa kita bersyukur kepada pemerintah kerana kita di beri makanan bergizi

*Nurhayati, S.Sos selaku petugas verifikasi MBG Desa Bontolohe merinci sebaran 86 penerima. “Dari 5 dusun: Panaikang, Longi, Galung Bodong, Bonto Jsnmu, dan Barana. Dua dusun kuotanya besar total 48 orang. Tiga dusun lain totalnya 38 paket. Kami catat manual, cocokkan KTP satu-satu. Ke depan kita usulkan pakai Kartu VIC,” ujarnya.*

Ibu Hj Nurhayati S sos yang turut memantau memastikan menu MBG sudah memenuhi prinsip 3B: Bergizi, Berimbang, dan Beragam. “Ada karbo dari nasi, protein hewani dari telur, serat dari sayur bayam, dan vitamin dari buah pisang. Menunya ganti-ganti tiap hari biar anak tidak bosan,” jelasnya.

*Kepala Desa Bontolohe, Andi Hariyanti Said menjelaskan ketimpangan kuota karena data DTKS tahap pertama. “Dua dusun dapat 48 paket karena keluarga miskin ekstrem di sana paling banyak menurut data pusat. Tiga dusun lain 38 paket. Padahal yang layak di 5 dusun ini masih menambah. Kami sudah usulkan penambahan kuota biar merata,” tegasnya.*

Toko masyarakat Bontolohe yang turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berjanji kawal pemerataan kuota. “Kami cek langsung ke 5 dusun. Yang 48 paket sudah tepat sasaran, yang 38 paket juga tepat. Tapi memang belum merata karena kuota terbatas. Ini jadi catatan kami ke BGN. Pencatatan manual sambil jalan kita upgrade ke VIC,” ucapnya.

Program MBG di Kecamatan Rilau Ale ditargetkan menyasar seluruh Non PAUD, ibu hamil, dan balita stunting. Pemerintah desa berharap kuota tahap berikutnya bisa menjangkau 5 dusun secara proporsional dan menu yang diberikan terus bervariasi.

_Pewarta: Andi Mustafa_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA