Di Duga Aparat Penegak Hukum,Tidak Berdaya Untuk Menutup Tambang Emas Ilegal(PETI) Di Kabupaten Solok. Dugaan Kuat Ada Ketua PWI Kabupaten Solok(W) Dan Wali ada beberapa wali NagariTerlibat.

waktu baca 4 menit
Rabu, 24 Jun 2026 20:19 39 Intelijen Nasional

Di Duga Aparat Penegak Hukum,Tidak Berdaya Untuk Menutup Tambang Emas Ilegal(PETI) Di Kabupaten Solok. Dugaan Kuat Ada Ketua PWI Kabupaten Solok(W) Dan Wali ada beberapa wali NagariTerlibat.

 

Kpk tipikor.id Provinsi Sumatra Barat.

 

SOLOK- Selama waktu (satu) bulan,setelah menerima dan mendengar penuturan sesuai data yang di himpun di lapangan dari hasil investigasi dan masyarakat ,seorang intelijen kpk,tipikor.id bekerja keras cek lansung benar adanya ,untuk melihat langsung ke dalam hutan yang diduga lahan pertambangan emas ilegal.

 

Hasil yang di dapatkan seorang intelijen KPK tipikor,masih tetap melakukan aktivitas PETi dan Nara sumber sangat memuaskan hingga sedih,melihat keadaan Hutan yang di gerogoti yang semakin parah dan sangat berpotensi hingga memicu dan mengakibatkan bencana besar yang sangat memungkin menelan korban nyawa yang banyak, terutama tempat pemungkiman warga dan sawah ladang akan di landa banjir bandang atau longsor yang mengancam nantinya jika musim hujan panjang telah tiba.

 

Di duga di bekap oleh oknum baju ‘HIJAU dan COKLAT, Ratusan alat berat masih beroperasi di kabupaten Solok. Berbanding terbalik dengan Instruksi Gubernur Sumatera Barat NO 2/INST.2025. Kepada Bupati/Walikota Se Sumatera Barat. Tentang Pencegahan,penertiban dan penegakan hukum atas aktivitas penambangan tanpa ijin(PETI). Dan pernyataan KAPOLDA SUMBAR Yang mengatakan”Sudah tidak ada lagi tambang ilegal di Sumbar”.

 

 

Telah terpantau jelas,marak nya tambang ilegal di wilayah tersebut.Memang ke butuhan sebagian masyarakat.

Tetapi masyarakat hanya sekedar menikmati untuk kebutuhan harian saja. Tetapi yang paling beruntung bagi mafia2 nya dan bos tambang yang kaya

Masyarakat tidak berpikir, bagaimana dampaknya bagi negerinya sendiri

 

 

(pertama) Jalan ke negeri telah hancur oleh ratusan alat berat yang keluar masuk,sedangkan portal jalan sudah dipasang

 

sementara jalan utama di perkampungan kondisi sudah sangat parah rusak berat . Mengapa ada pembiaran oleh Pemerintah setempat wli nagari darmansyah hingga tutup mata tidak ada upaya tidakan teguran atau pencegahan Di Nagari Supayang ) kecamatan Payung Sekaki.

 

(Kedua jalan ke negeri simanau) kecamatan tigo lurah.

 

(Tiga negeri talang bunga) kecamatan hiliran lembah .

 

(Empat Jalan Negeri Ayie Luo dan kipek

 

(lima jalan simanao kecematan tigo lurah

 

Coba kita lihat langsung bagi pemerintah dan masyarakat bagaimana dampaknya, jalan yang telah rusak akibat ratusan alat berat yang keluar masuk

Yang di salah kan hanya pemerintah, Jalan tidak di perbaiki

 

 

Awak media turun langsung ke lapangan. Awak media telah menduga “oknum oknum tutup mata, karna semua alat berat telah membayar 60 juta/unit. perbulan ke (APH)”Tersebut. Dan juga media2 yang diam di kabupaten solok, juga diduga telah menerima fee 2 juta per unit setiap bulan.

 

Diduga oknum Ketua PWI kabupaten Solok yang membagi uang koordinas atau pungli kepada beberapa media di Kabupaten solok

 

tambang yang masih beroperasi sa at ini

Batang langki kipek nagari ayie luo kecamatan payung sekaki

 

Nagari simanau.

kecamatan tigo lurah jorong rangkiang lulueh beraktiftas tempat nya di limau manih

kecamatan tigo lurah

 

jorong tanjuang balik nagari suminso

 

Andaleh simanau puluhan alat beraktifitas. kecematan tigo lurah batu bajanjang.

 

Muaro nagari kapujan kecamatan tigo lurah

 

Grabak data iliran gumanti puluhan alat yang masih beroperasi.

Mulai dari Batang simpang Sampai Batang sakia (100 San) @lat baraktifitas.

 

 

Nagari sungai durian puluhan alat yang sedang beroperasi

 

Nagari bukik baih puluhan alat yang beraktivitas

 

saruaro Nagari taruang,taruang. alat masi berarti fitas kecamatan sungai lasi

 

 

Nagari Supayang kecamatan payung sekaki,,,,di subalin.

Ilia jambtan.

mudiak jambatan.

Di sikandi.

Rah Ngalau

Patai padi.

 

ketua kaperwil KPK Tipikor propinsi Sumatra barat meminta kepada MABES Polri turun tangan untuk menuntas kan masalah tambang ilegal atau peti

 

ketua kaperwil Sumbar

ERI AMAT,,08123919450

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA