Bupati Bengkulu Utara Hadiri Tasyakuran Hari Lahir Muslimat NU ke-80 di Kota Arga Makmur

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jun 2026 12:19 26 kaperwil Bengkulu

Arga Makmur, BU, Kpktipikor.id – Bupati Bengkulu Utara menghadiri secara langsung acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-80 tahun. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Sahri Romli, Kota Arga Makmur, dan dihadiri oleh pengurus serta anggota Muslimat NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Bengkulu Utara. Jum,at 26.06.2026

Tema yang di ambil pada hari lahir Muslimat NU Ke 80 “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban”

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas perjalanan panjang organisasi wanita terbesar ini. Ia menilai bahwa selama 80 tahun keberadaannya, Muslimat NU telah memberikan kontribusi nyata, baik dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun ketahanan keluarga, hingga mendukung kemajuan pembangunan di tengah masyarakat.

“Selamat memperingati Hari Lahir Muslimat NU yang ke-80. Organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan sejahtera. Peran ibu-ibu Muslimat dalam mencerdaskan keluarga dan menjaga keharmonisan lingkungan sangat besar dan sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Bupati Arie juga berharap di usia yang semakin matang ini, Muslimat NU dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar ajaran Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah. Ia menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk terus mendukung setiap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh organisasi keagamaan, termasuk Muslimat NU.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Cabang Bengkulu Utara menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa peringatan kali ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi, memperkuat pengabdian, serta merencanakan program kerja yang lebih bermanfaat bagi kaum perempuan dan keluarga di daerah ini.

Acara tasyakuran diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Tausiyah, doa bersama, Suasana kekeluargaan yang hangat terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan persatuan dan semangat pengabdian para kader Muslimat NU. (DF)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA