Bengkulu Utara, Kpktipikor.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, resmi meresmikan Pasar Tradisional Modern Purwodadi di Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (1/5/2026).
Peresmian ini dilaksanakan di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, didampingi langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.
Pasar Tradisional Modern Purwodadi yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp108,98 miliar ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur ekonomi kerakyatan, sekaligus menjadi kebangkitan kembali pusat perdagangan rakyat yang sebelumnya terdampak kebakaran hebat.
Dalam sambutannya, Menko Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pasar bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jantung kehidupan bagi ribuan pedagang dan petani. “Dengan fasilitas yang lebih modern, bersih, dan representatif, kita berharap daya beli masyarakat meningkat dan inflasi daerah tetap terkendali,” ujarnya.
Pasar Purwodadi dibangun dengan konsep yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), Beber Zulkifli Hasan.
“Pasar ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jantung kehidupan bagi ribuan pedagang dan petani di Bengkulu Utara. Dengan fasilitas yang lebih modern, bersih, dan representatif, kita berharap daya beli masyarakat meningkat dan inflasi daerah tetap terkendali,” ujar Menko Pangan
Sementara itu, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Ia berharap kehadiran pasar baru ini dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, serta menjadi pusat ekonomi baru yang mampu mendorong perputaran uang dan kesejahteraan masyarakat di Bengkulu Utara dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, impian kita untuk memiliki pasar yang layak dan modern akhirnya terwujud. Kami berharap para pedagang dapat mengelola dan memelihara aset ini dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Bupati Arie.
Dengan diresmikannya Pasar Purwodadi, diharapkan roda perekonomian di wilayah Arga Makmur dan sekitarnya dapat berputar lebih cepat, serta memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Pungkas Arie Septia Adinata. (DF)
Tidak ada komentar