Menyerap Aspirasi Jalanan: Cara Polresta Banyuwangi Merangkul Pengayuh Becak

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 13:40 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Suasana akrab tampak menyelimuti pertemuan antara jajaran Polresta Banyuwangi dan belasan pengayuh becak di Banyuwangi. Tanpa barikade protokoler yang kaku, dialog mengalir hangat membahas realitas kehidupan jalanan dan kondisi keamanan di tingkat akar rumput.

Pertemuan informal ini menjadi sarana efisien bagi aparat penegak hukum untuk mendengar langsung keluh kesah serta masukan dari para pengayuh becak—kelompok masyarakat yang saban hari beraktivitas di berbagai sudut kota dan memahami betul denyu nadi keamanan lingkungan.

Kapolresta Banyuwangi menilai bahwa pengayuh becak dan elemen warga lainnya memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian. Keberadaan masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya menjadi benteng utama dalam mengantisipasi timbulnya norma hukum yang dilanggar maupun bahaya kejahatan.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, saling peduli, dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” tegas Kapolresta Banyuwangi di hadapan warga.

Langkah perkuatan silaturahmi ini menegaskan komitmen Polresta Banyuwangi dalam menerapkan pendekatan kepolisian yang inklusif dan humanis. Ketika sekat antara polisi dan masyarakat terkikis, pertukaran informasi dapat berlangsung cepat dan transparan.

Melalui sinergi yang terus dipupuk ini, diharapkan kesadaran kolektif untuk saling menjaga lingkungan dapat tumbuh semakin kuat, menjadikan Banyuwangi sebagai wilayah yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh warga. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA