BARU SELESAI DIKERJAKAN, JALAN RABAT BETON DI JALAN DHARMA BAKTI KETAPANG KEMBALI DIBONGKAR, ADA APA*

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Okt 2026 18:36 16 Admin KPK

 

 

KPKTIPIKOR-KETAPANG, KALBAR — Pembangunan jalan rabat beton di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek yang disebut-sebut menelan anggaran sebesar Rp242 juta itu kembali dibongkar, meskipun belum lama selesai dikerjakan.

 

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Mengapa jalan yang baru dibangun harus dibongkar kembali? Apakah terdapat persoalan pada kualitas beton, pelaksanaan pekerjaan, atau ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan?

 

Pembongkaran pekerjaan infrastruktur yang baru selesai tentu menjadi perhatian serius, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari keuangan publik. Masyarakat berhak mengetahui alasan pembongkaran serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Publik juga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Ketapang memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab pembongkaran, hasil pemeriksaan kualitas pekerjaan, serta tanggung jawab pihak pelaksana proyek.

Apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak, perbaikan harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tanggung jawab biaya sebagaimana diatur dalam kontrak, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi keuangan daerah.

 

Transparansi dan Akuntabilitas Harus Diutamakan

 

Masyarakat meminta agar proses pembangunan dan pembongkaran tersebut dijelaskan secara transparan. Pengawasan terhadap proyek infrastruktur harus dilakukan secara serius agar kualitas jalan benar-benar sesuai standar dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

 

Hingga penyebab pembongkaran dipastikan melalui keterangan resmi dan dokumen pemeriksaan, persoalan ini masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

 

Pertanyaan publik tetap sama: mengapa jalan yang belum lama dikerjakan harus dibongkar kembali, dan bagaimana pertanggungjawaban anggaran Rp242 juta tersebut

 

Penulis Ibrahim

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA