KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
SURABAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur baru saja melakukan rotasi besar-besaran yang mencakup posisi Wakapolda, Irwasda, hingga enam Kepala Kepolisian Resor (Kapolres). Namun, di balik seremonial serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono pada Senin (12/10/2026), terdapat penekanan kuat pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan bahwa pergantian tongkat komando ini bukan sekadar rutinitas pembinaan karier. Substansi utamanya adalah bagaimana pimpinan baru dapat langsung bekerja optimal untuk masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana amanah yang diberikan dapat segera diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol Jules Abraham Abast di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.
Mengingat setiap wilayah di Jawa Timur memiliki tantangan Kamtibmas yang unik, para pejabat baru—termasuk Wakapolda Jatim Kombes Pol Feri Handoko Soenarso dan enam Kapolres baru—diminta untuk berlari cepat. Mereka diinstruksikan untuk segera memetakan karakteristik wilayah masing-masing, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya.
“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pejabat baru diharapkan segera memahami situasi wilayah, menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan baik, serta hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Melalui momentum rotasi ini, institusi Polri berharap soliditas organisasi semakin kuat sehingga kepercayaan publik terhadap kepolisian di wilayah Jawa Timur terus meningkat tanpa mengurangi kualitas pemeliharaan keamanan. Sumber berita: (Red Jaskurnia)
Tidak ada komentar