KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI — Pemerintah Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk “Lingsirwangi” (Layanan Terintegrasi Nanti Wangi) atau Layanan Sampek Wengi. Bertempat di pelataran Kantor Kecamatan Genteng, program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang kesulitan mengurus dokumen pada jam kerja reguler.
Mengusung jargon “Ngurusi administrasi, nggak perlu ngenteni besok lusa”, Lingsirwangi menerapkan sistem pelayanan terpadu satu pintu dengan metode “jemput bola”. Inovasi ini merupakan hasil evaluasi pemerintah kecamatan terhadap tingginya kebutuhan masyarakat, terutama para pekerja, terhadap akses layanan birokrasi yang fleksibel.
Camat Genteng, Khoirul Hidayat, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa program ini hadir sebagai solusi konkret atas kendala waktu masyarakat. “Harapannya, kami memberikan kesempatan kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan layanan, tetapi tidak bisa hadir di pusat-pusat pelayanan karena kesibukan. Maka dari itu, kami memberikan layanan ekstra di malam hari agar kendala tersebut teratasi,” ujar Khoirul saat ditemui di lokasi acara.
Lebih dari sekadar layanan tingkat kecamatan, Lingsirwangi menggandeng berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait. Warga dapat mengakses layanan perizinan, administrasi kependudukan dari Dispendukcapil, BPJS Kesehatan, hingga Samsat Keliling. Selain itu, sejumlah lembaga keuangan dan sosial turut berpartisipasi, di antaranya Bank Jatim, KSP Milan, KDS, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sehingga warga dapat menyelesaikan berbagai urusan di satu tempat.
Guna menghapus kesan kaku dalam pelayanan birokrasi, penyelenggara juga menyuguhkan hiburan musik tradisional khas Banyuwangi. Alunan nada daerah ini terbukti sukses menghidupkan suasana dan memberikan kenyamanan bagi warga sembari menunggu antrean panggilan.
Antusiasme masyarakat terpantau sangat tinggi. Sejak pagi hingga sore hari, layanan SIM dan Samsat Keliling telah melayani lebih dari seratus pemohon. Memasuki malam hari, kepadatan warga di Kantor Kecamatan Genteng semakin meningkat.
“Alhamdulillah kegiatan ini cukup ramai sejak pagi. Laporan dari petugas mencatat seratusan lebih warga telah memanfaatkan layanan keliling, dan masyarakat semakin ramai memadati lokasi dari sore hingga malam hari ini,” tambah Khoirul.
Melihat tingginya urgensi serta kesuksesan pelaksanaan perdana ini, Pemerintah Kecamatan Genteng berencana mempermanenkan Lingsirwangi sebagai agenda rutin bulanan.
“Kami berharap masyarakat yang memiliki kendala pengurusan administrasi bisa terlayani dengan baik. Insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Genteng dan sekitarnya,” pungkasnya.
Kehadiran Lingsirwangi menjadi bukti bahwa birokrasi yang responsif terhadap kondisi masyarakat mampu menciptakan pelayanan publik yang inklusif, efisien, dan tepat sasaran. (Red Kurnia)
Tidak ada komentar