Terbungkus Handuk Kuning di Pinggir Jalan, Bayi di Banyuwangi Kini Dirawat di Puskesmas

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Okt 2026 22:15 8 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

BANYUWANGI – Warga Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pinggir jalan pada Sabtu (3/10/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan sehat. Saat ini, pihak kepolisian tengah menggelar penyelidikan intensif untuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran tersebut.

Kronologi penemuan bermula ketika seorang warga tengah melakukan aktivitas jalan pagi sekitar pukul 04.20 WIB. Saat melintas di depan salah satu rumah warga setempat, pandangannya tertuju pada sebuah bungkusan handuk yang mencurigakan. Lantaran penasaran, saksi lantas mendekat dan mendapati bahwa bungkusan tersebut berisi seorang bayi laki-laki yang dibiarkan terbaring di tanah.

Menyadari kondisi darurat tersebut, saksi segera meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi kejadian. Warga secara tanggap mengevakuasi bayi malang itu ke bidan terdekat guna mendapatkan pertolongan pertama dan pemeriksaan awal. Insiden ini kemudian dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kalibaru pada pukul 05.10 WIB.

Menerima laporan dari warga, jajaran Polsek Kalibaru langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata, dan memastikan kondisi medis sang bayi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi tersebut tercatat memiliki berat badan 3.000 gram dengan panjang tubuh 45 sentimeter. Kini, bayi telah dipindahkan ke Puskesmas Kalibaru untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai.

Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, Aiptu Eko Ari Sulistyo, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan bayi merupakan prioritas utama kepolisian. Di samping itu, pihaknya tengah bekerja keras untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

“Bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan sudah mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis. Fokus kami memastikan keselamatan bayi, sementara penyelidikan untuk mengetahui pihak yang meninggalkannya terus dilakukan,” tegas Aiptu Eko.

Sebagai langkah taktis, pihak kepolisian saat ini tengah menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Penelusuran ini dilakukan guna melacak jejak orang maupun kendaraan yang melintas di kawasan tersebut pada jam-jam rawan sebelum bayi ditemukan.

“Kami sedang meminta keterangan saksi dan menelusuri CCTV di sekitar lokasi. Setiap informasi yang diperoleh akan kami dalami untuk mengungkap rangkaian peristiwa ini,” tambah Aiptu Eko.

Dari lokasi kejadian, polisi telah mengamankan barang bukti berupa selembar handuk berwarna kuning kombinasi hitam yang sebelumnya digunakan pelaku untuk membungkus korban.

Guna memastikan penanganan yang komprehensif, Polsek Kalibaru juga terus berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Banyuwangi serta instansi sosial terkait. Langkah sinergis ini diambil untuk menjamin perlindungan hukum sekaligus memberikan penanganan sosial yang terbaik bagi masa depan sang bayi. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA