Proyek Aspal PU Desa Gombang Disorot, Warga Keluhkan Permukaan Jalan Licin

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Okt 2026 17:50 8 Admin KPK

 

 

TULUNGAGUNG, 2 Oktober 2026 — Pengerjaan proyek pengaspalan jalan di Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, yang dilaksanakan pada 24 September 2026, menjadi sorotan warga dan tim kontrol sosial.

 

Sorotan tersebut muncul setelah kondisi permukaan jalan dinilai belum memberikan hasil seperti yang diharapkan. Sejumlah bagian jalan terlihat dipenuhi material pasir sehingga permukaannya menjadi licin, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

 

Warga mengaku kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan karena beberapa pengendara disebut mengalami kehilangan keseimbangan, terutama ketika melintas di bagian tikungan.

 

“Baru dikerjakan 24 September lalu, tetapi sekarang jalannya terasa licin. Ada warga yang jatuh, terutama di tikungan. Kami berharap segera diperiksa apakah pengerjaannya memang sudah sesuai spesifikasi,” ujar seorang warga.

 

Kualitas Pekerjaan Diminta Diverifikasi

 

Tim kontrol sosial menduga pekerjaan tersebut dilakukan terlalu cepat dan mempertanyakan metode serta kualitas material yang digunakan. Dari pengamatan secara kasat mata, terdapat bagian permukaan jalan yang tampak tertutup pasir.

 

Namun, kondisi fisik tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis. Untuk memastikan kualitas pekerjaan, diperlukan pemeriksaan lapangan, termasuk pengecekan jenis material, ketebalan lapisan, metode pelaksanaan, pemadatan, serta kesesuaian dengan dokumen kontrak atau spesifikasi teknis proyek.

 

Tim kontrol sosial juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran apabila pekerjaan tersebut bersumber dari anggaran pemerintah.

 

“Anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan. Kami meminta pihak terkait turun langsung, memeriksa kualitas pekerjaan dan mencocokkannya dengan spesifikasi yang ditetapkan,” kata perwakilan tim kontrol sosial.

 

Akan Dilaporkan ke Dinas PU

 

Tim kontrol sosial menyatakan akan menyampaikan laporan kepada instansi teknis terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tulungagung, agar dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi jalan tersebut.

 

Pemeriksaan dinilai penting untuk mengetahui apakah keluhan warga berkaitan dengan proses pekerjaan yang belum selesai, kondisi sementara setelah pengaspalan, atau memang terdapat persoalan kualitas yang memerlukan perbaikan.

 

Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi maupun ketentuan kontrak, pihak pelaksana dapat diminta melakukan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

 

Masyarakat juga diharapkan menyampaikan dokumentasi berupa foto, video, lokasi pekerjaan, papan informasi proyek, serta keterangan waktu pengerjaan sebagai bahan pendukung laporan.

 

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun Dinas PU Kabupaten Tulungagung mengenai spesifikasi pekerjaan, nilai anggaran, sumber anggaran, dan hasil pemeriksaan teknis terhadap proyek tersebut.

 

Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA