Dana Desa Difokuskan untuk Perbaikan Jalan, Pemdes Passawahan Sasar Jalur Padakati–Pasanggrahan

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 13:48 17 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR| PASSAWAHAN, SUKABUMI — Pemerintah Desa Passawahan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperbaiki dan mengaspal ruas jalan penghubung Padakati–Pasanggrahan dengan memanfaatkan anggaran Dana Desa lebih dari Rp300 juta.

Ruas tersebut menjadi perhatian pemerintah desa karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga sekaligus menjadi akses penghubung antarwilayah. Kondisi sejumlah titik jalan yang dinilai rawan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Kepala Desa Passawahan, Ega Muhammad Fajar, mengatakan penggunaan Dana Desa diarahkan pada pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa harus menentukan skala prioritas berdasarkan kebutuhan dan tingkat urgensi di lapangan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa pada dasarnya bersumber dari kontribusi masyarakat melalui kewajiban perpajakan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami sekaligus ikut mengawasi dan menjaga hasil pembangunan yang telah direalisasikan.

“Pembangunan ini pada hakikatnya berasal dari kontribusi masyarakat melalui pajak yang masuk kepada pemerintah, kemudian sebagian anggarannya kembali ke desa untuk digunakan bagi kepentingan masyarakat,” kata Ega.

Menurutnya, keberadaan jalan yang telah diperbaiki diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Selain memperlancar mobilitas, perbaikan jalan juga diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya kecelakaan pada sejumlah titik yang sebelumnya membutuhkan perhatian.

Ega pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut mengambil bagian dalam menjaga infrastruktur tersebut. Perawatan secara bersama-sama dinilai penting agar hasil pembangunan tidak cepat mengalami kerusakan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat jalan ini. Salah satunya dengan rutin membersihkan selokan dan saluran air melalui kegiatan kerja bakti, sehingga aliran air tetap lancar dan kondisi jalan dapat terjaga,” ujarnya.

Pemerintah Desa Passawahan berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab seluruh warga.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA