Kapolsek Kampar Jadi Pembina Upacara Di Ponpes As Salam, Sampaikan Pesan Jujur, Disiplin, Berani Dan Peduli Lingkungan

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 22:40 5 Tim investigasi nasional

KamparKPKtipikor.id – Polri terus menunjukkan jati dirinya sebagai institusi yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga dekat dengan masyarakat, dunia pendidikan, serta generasi muda.

Hal tersebut kembali terlihat melalui kegiatan Police Goes to School dan Green Policing yang dilaksanakan Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, SH, dengan menjadi pembina upacara Senin di Pondok Pesantren As Salam, Desa Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Senin (10/08/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diikuti kepala sekolah, majelis guru, staf pondok pesantren, serta ratusan santri dan santriwati.

Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan pendidikan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Upacara turut dihadiri Kepala Sekolah MA PP As Salam Gustri Foni, S.Th.I., M.Pd., Kepala Sekolah MTs PP As Salam Dr. M. Amin, S.Pd.I., M.Si., Kepala Pendidikan Diniyah Fahrudin, S.Ag., Kepala Pendidikan Diniyah Formal Wustha Azwir, S.Ag., MH, Ps. Kanit Intelkam AIPTU Afdal Rizon, serta para guru dan staf Pondok Pesantren As Salam.

Peserta upacara terdiri dari dua pleton majelis guru dan 12 pleton santri serta santriwati.

Dalam amanatnya, Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat mengikuti upacara dengan baik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Pondok Pesantren As Salam yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menjadi pembina upacara.

Menurutnya, para santri dan santriwati merupakan tunas harapan bangsa yang kelak akan mengambil peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia.

“Anak-anak adalah tunas harapan bangsa yang akan menggantikan kita di masa yang akan datang,” pesan AKP Asdisyah di hadapan para santri.

Ia menegaskan, janji pelajar yang dibacakan dalam upacara hendaknya tidak berhenti sebatas ucapan, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek Kampar kemudian menekankan tiga kunci penting untuk meraih kesuksesan, yakni jujur, disiplin dan berani.

“Kesuksesan itu ada tiga kuncinya, yaitu jujur, disiplin dan berani,” tegasnya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal moral bagi para santri agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan akhlak yang kuat.

AKP Asdisyah juga mengingatkan para santri untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin.

Menurutnya, proses pendidikan tidak hanya diperoleh dari buku dan guru, tetapi juga melalui interaksi positif dengan teman serta lingkungan sekitar.

Ia mengajak para santri untuk menghargai waktu, membangun empati, saling menghormati dan menghindari perilaku perundungan atau bullying di lingkungan sekolah maupun pesantren.

“Jangan membully teman. Jangan mengambil barang milik orang lain. Belajarlah untuk berakhlak dan memiliki empati, ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain,” pesannya.

Menurutnya, keberadaan para santri di Pondok Pesantren As Salam merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, mengembangkan bakat dan membentuk pribadi yang memiliki akhlak mulia.

Ingatkan Bahaya Membakar Sampah dan Lahan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kampar juga memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan, terutama potensi kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah maupun lahan.

Di tengah kondisi cuaca yang panas, ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan meluas ke lingkungan sekitar.

“Jangan ada yang membakar sampah dan lahan yang dapat mengakibatkan kebakaran. Apabila ada yang membakar, akan dilakukan tindakan hukum terhadap pelakunya,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Green Policing, yaitu mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat sejak usia sekolah.

Dilanjutkan Pembagian Hadiah dan Green Policing

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada santri dan santriwati Pondok Pesantren As Salam yang berhasil mengikuti dan meraih prestasi dalam Lomba Pramuka Tingkat Provinsi Riau.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, SH.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Green Policing, berupa penanaman bibit pohon di areal Pondok Pesantren As Salam, Desa Naga Beralih.

Sebanyak tiga bibit pohon matoa ditanam sebagai simbol kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menanamkan budaya cinta lingkungan kepada generasi muda.

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan keamanan dan penegakan hukum.

Polisi juga dapat hadir sebagai sahabat masyarakat, pembina generasi muda, sekaligus penggerak kepedulian sosial dan lingkungan.

Melalui Police Goes to School dan Green Policing, Polsek Kampar berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pesan moral kepada generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang jujur, disiplin, berani, berakhlak, peduli terhadap sesama dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, terkendali dan kondusif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa Polri semakin menunjukkan jati dirinya untuk selalu hadir, dekat dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Tim investigasi nasional

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA