Nias Selatan –kpktipikor.id 1 Juli 2026 Jembatan Idanotae yang menghubungkan Kecamatan Ulu Idanotae dengan Kecamatan Umbunasi kini telah rampung dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.
Infrastruktur vital yang sebelumnya menjadi sorotan publik ini sempat diinvestigasi oleh Ketua LSM GEMPUR Nias Selatan, Markus Duha, bersama Ketua Tim Investigasi, Noverius Sadawa, karena kondisi fisiknya dinilai memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Sebelumnya, kondisi jembatan tersebut diberitakan mengalami kerusakan yang menghambat mobilitas warga dan menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan yang setiap hari melintas.
Temuan di lapangan kemudian dipublikasikan sebagai bentuk kontrol sosial untuk mendorong pemerintah segera mengambil langkah penanganan terhadap infrastruktur yang memiliki peran strategis bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat di kedua kecamatan.
Tidak berselang lama setelah pemberitaan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Selatan menindaklanjutinya dengan melaksanakan pembangunan Jembatan Idanotae.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pekerjaan tersebut dibiayai melalui dana pemeliharaan jembatan secara swakelola yang dikelola oleh Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan.
Ketua LSM GEMPUR Nias Selatan, Markus Duha, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.
Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa kritik yang disampaikan secara objektif dapat menjadi masukan positif bagi percepatan pembangunan daerah.
Apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Nias Selatan atas dukungannya terhadap percepatan penanganan infrastruktur, serta kepada Kepala Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan, Kasiaro Nduru, yang dinilai sigap menindaklanjuti hasil temuan di lapangan hingga pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
Meski pembangunan telah rampung, LSM GEMPUR Nias Selatan menegaskan bahwa fungsi pengawasan masyarakat tetap harus berjalan.
Pengawasan yang berkelanjutan dinilai penting untuk memastikan setiap proyek yang menggunakan anggaran negara dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Rampungnya pembangunan Jembatan Idanotae menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, media, lembaga swadaya masyarakat, dan pemerintah mampu mendorong percepatan penyelesaian persoalan infrastruktur.
Kolaborasi yang dilandasi keterbukaan dan kepedulian terhadap kepentingan publik diharapkan terus terjaga demi mewujudkan pembangunan yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(Jurnalis Sadawa)
Tidak ada komentar