18 KM Jalan Tanuntung-Alorang Basokeng Tembus Bonto Tiro Terabaikan 35 Tahun, Warga Herlang Kesulitan Akses
BULUKUMBA, SULSEL – KPK Tipikor Id- Akses jalan pedesaan sepanjang 18 KM dari Kelurahan Tanuntung dan Aloran ke jalur Basokeng tembus Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba terabaikan selama 35 tahun. Jalan ini juga tembus ke pesisir pantai Turungan Beru.
Berdasarkan pantauan media ini, Kamis 18 Juni 2026, kondisi 18 KM jalan tersebut masih berupa tanah dan berlubang tanpa pengerasan. Saat musim hujan, jalan becek dan licin sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas.
Jalan sepanjang 18 KM ini merupakan satu-satunya akses warga Kelurahan Tanuntung, Aloran, dan sekitarnya menuju Kecamatan Bonto Tiro. Akses ke pesisir pantai Turungan Beru dan wilayah Basokeng yang jadi potensi wisata dan ekonomi nelayan juga ikut lumpuh.
“Kami sudah 35 tahun menanti 18 KM jalan ini diperbaiki. Kalau hujan, anak sekolah Tanuntung dan Aloran sering terlambat karena motor tidak bisa lewat. Nelayan Basokeng juga susah bawa hasil laut ke pasar Bonto Tiro,” ujar warga setempat.
Warga Tanuntung dan Aloran menilai Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas PUPR perlu segera turun tangan memperbaiki akses 18 KM jalan tersebut. Keterabaikan selama puluhan tahun menghambat mobilitas warga, pendidikan anak, dan perekonomian masyarakat pesisir.
Potensi wisata pantai Turungan Beru dan aktivitas nelayan di Basokeng tidak bisa berkembang maksimal karena 18 KM akses jalan yang buruk. Harga kebutuhan pokok di Tanuntung dan Aloran juga jadi lebih mahal karena ongkos angkut naik.
Pemerintah Kecamatan Herlang dan Kecamatan Bonto Tiro diharapkan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk survei dan penganggaran perbaikan jalan. Jalan 18 KM Tanuntung-Aloran-Basokeng ini penting untuk pemerataan pembangunan antar kecamatan.
Upaya konfirmasi ke Pemerintah Kecamatan Herlang, Kecamatan Bonto Tiro, Dinas PUPR Kabupaten Bulukumba, dan pemerintah kelurahan Tanuntung serta Aloran terkait rencana perbaikan jalan 18 KM tersebut masih dilakukan media ini
Warga Tanuntung, Aloran, Basokeng, dan Bonto Tiro berharap 35 tahun penantian segera berakhir. Mereka meminta janji pembangunan 18 KM jalan direalisasikan demi kesejahteraan bersama.
Pewarta Muh Syamsul
Tidak ada komentar