Saumlaki – KPKtipikor.id -Sekretaris Cabang Syalom Lingat, Morthen Hansen Lethulur, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Ranting I AMGPM Ranting Bukit Kasih Cabang Syalom yang berlangsung di BPU Soa Fatardelak Lingat. Minggu (14/06/2026).
Dalam sambutannya, Morthen Hansen Lethulur mengajak seluruh peserta untuk menjadikan rapat kerja sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan kualitas pelayanan.
Menurutnya, setiap program yang dirumuskan harus berpijak pada kebutuhan anggota, jemaat, serta arah pelayanan AMGPM yang berlandaskan nilai-nilai Perjanjian Kekal.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam setiap proses persidangan.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun tujuan kita tetap satu, yaitu membangun AMGPM yang semakin kuat, aktif, dan menjadi berkat bagi gereja serta masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Jessy Watimena, M.Si. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa Rapat Kerja merupakan momen penting untuk menyatukan hati dan pikiran dalam pelayanan.
Sebagai pemuda GPM yang tergabung dalam AMGPM, seluruh anggota dipanggil untuk hidup dalam persekutuan yang erat, saling menopang, dan bekerja bersama dalam semangat pelayanan.
Menurutnya, tidak ada pekerjaan yang berat apabila dilakukan secara bersama-sama dan tidak ada tujuan yang sulit dicapai apabila dilandasi satu hati, satu pikiran, dan satu semangat.
Ia juga mengingatkan tentang makna Perjanjian Kekal, di mana Tuhan telah mengikat janji setia-Nya kepada umat manusia dan seluruh ciptaan.
Karena itu, pemuda gereja dipanggil untuk hidup dalam iman yang teguh, jujur, saling mengasihi, serta bertanggung jawab memelihara segala ciptaan Tuhan.
Sementara itu, Ketua AMGPM Ranting Bukit Kasih, Fleming Tubultenan, SH., Gr., dalam pidatonya menyampaikan bahwa Rapat Kerja bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang evaluasi dan refleksi terhadap seluruh perjalanan pelayanan yang telah dilaksanakan selama satu periode terakhir.
Menurutnya, rapat kerja menjadi kesempatan untuk melihat capaian program yang telah terlaksana, manfaat yang telah dirasakan anggota dan jemaat, sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan dan tantangan yang perlu diperbaiki pada masa mendatang.
Ia menegaskan bahwa AMGPM sebagai wadah pembinaan pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas organisasi yang baik, tetapi juga bertumbuh dalam iman, memahami nilai-nilai Perjanjian Kekal, memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta mampu menjadi garam dan terang di tengah gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat beserta Majelis Jemaat, Pengurus Cabang Syalom Lingat, para pembina ranting, Ketua Bakopel, serta seluruh anggota AMGPM Ranting Bukit Kasih yang mengikuti jalannya rapat kerja dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.
Melalui Rapat Kerja Ranting I ini, AMGPM Ranting Bukit Kasih diharapkan mampu melahirkan program-program pelayanan yang terarah, realistis, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan organisasi, jemaat, serta pembangunan kehidupan ber gereja yang semakin kuat di Jemaat Syalom Lingat.
Tidak ada komentar