Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia : Rutan Pekanbaru Gelar Apel Peringatan 1 Juni 2026

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Jun 2026 10:42 7 Tim Investigasi Nasional

Pekanbaru – KPKTipikor.id – Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru melaksanakan apel peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di lapangan Rutan Pekanbaru, Senin (01/06/2026).

Apel diikuti oleh seluruh pegawai serta warga binaan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, menyampaikan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Pancasila harus terus dihidupkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam membangun bangsa yang maju, adil, dan beradab.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, diusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga memiliki peran penting sebagai panduan dalam mewujudkan perdamaian, toleransi, dan kerja sama antarbangsa di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Rutan Kelas I Pekanbaru mengajak seluruh pegawai dan warga binaan untuk terus menanamkan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.

Semangat gotong royong, persatuan, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman diharapkan dapat menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang harmonis, produktif, serta berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

 

Editor : Ayu Amelia

Tim Investigasi Nasional

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA