KPKTIPIKOR||
BENGKULU SELATAN, AIR NIPIS, Rabu (27/05/2026) – Meskipun masih dalam suasana khidmat Hari Raya Idul Adha, Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, membuktikan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan dan hajat hidup warga. Beliau bergerak cepat turun ke lapangan merespons keluhan masyarakat terkait dampak banjir bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Air Nipis dan Seginim dua hari lalu.
Bupati terpantau meninjau langsung kondisi Bendungan Selepa yang terletak di Desa Babatan Ulu. Pascabencana, infrastruktur vital ini mengalami pendangkalan parah akibat material sedimentasi berupa lumpur, kayu, dan batu yang terbawa dari hulu sungai. Akibatnya, lantai bendung naik drastis hingga mencapai ketinggian 1 meter dan mengancam pasokan air irigasi untuk ribuan hektar sawah produktif di dua kecamatan.
Menyikapi situasi darurat yang dapat mengancam sektor pertanian daerah, Bupati Rifai Tajuddin langsung menghubungi pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu di lokasi guna mengoordinasikan langkah pengerukan sedimen secara cepat.”Ini adalah urat nadi pertanian warga kita. Kita bergerak cepat melaporkan dan berkoordinasi dengan BWS VII Bengkulu agar normalisasi bendungan bisa segera ditangani menggunakan alat berat dalam waktu dekat,” tegas Bupati Rifai Tajuddin di sela-sela peninjauannya.
Sebagai langkah penanganan kedaruratan jangka pendek untuk mengamankan permukiman dari ancaman longsor susulan, pemerintah daerah bersama masyarakat telah menjadwalkan aksi gotong royong massal pada pekan depan.Fokus utama aksi tersebut adalah melakukan pemasangan sekitar 150 buah bronjong di area hilir jembatan. Pemasangan penahan dinding sungai ini dinilai sangat mendesak untuk membentengi rumah-rumah warga di sepanjang bantaran sungai dari gerusan arus air jika sewaktu-waktu debit air kembali meningkat.
Pewarta Yoni
Tidak ada komentar