Nagan Raya — Implementasi program pembinaan sosial di lingkungan perkebunan kembali menunjukkan hasil konkret. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Ny. Luluk Williams selaku Ny. Principal Director PT Socfindo ke Kebun Seumanyam, Minggu (12/04/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda evaluasi berkelanjutan perusahaan terhadap efektivitas program sosial yang dijalankan, khususnya dalam sektor kesehatan lingkungan dan pendidikan anak usia dini.
Didampingi Ny. Hartaty M. Tarigan selaku Ny. General Manager, rombongan meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan, sekaligus menyerahkan penghargaan kepada karyawan dan staf berprestasi dalam kategori rumah sehat, serta apresiasi kepada PAUD terbaik binaan perusahaan.
Program ini dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal, tetapi juga membentuk pola hidup sehat serta kesadaran kolektif masyarakat di kawasan perkebunan.
Keberhasilan implementasi di Kebun Seumanyam turut mencerminkan kuatnya peran pengurus di tingkat lapangan. Di bawah koordinasi H. Riki Irawan, berbagai program sosial perusahaan mampu dijalankan secara konsisten, terarah, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pendekatan kolaboratif yang dibangun antara manajemen, tenaga kesehatan, serta keluarga karyawan menjadi faktor penting dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Michael Tamalate selaku dokter perusahaan juga memberikan edukasi kesehatan kepada anak-anak melalui praktik langsung sikat gigi dan cuci tangan yang benar, sebagai upaya penanaman pola hidup bersih sejak usia dini.
Antusiasme tinggi dari peserta, khususnya anak-anak dan para orang tua, menunjukkan bahwa program yang dijalankan tidak hanya diterima, tetapi juga mulai menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat.
Selain itu, melalui organisasi KISS, PT Socfindo terus mendorong pemberdayaan kaum ibu agar berperan aktif dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, produktif, dan mandiri.
Dengan capaian tersebut, Kebun Seumanyam dinilai berpotensi menjadi model percontohan dalam implementasi program sosial perusahaan berbasis pemberdayaan masyarakat di sektor perkebunan.
Tidak ada komentar