SINJAI,KPK Tipikor Id, Sebuah kejadian unik dan mengejutkan terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Seorang perempuan bernama Wulan asal Kota Lampung nekat menyamar menjadi laki-laki demi melamar pujaan hatinya. Aksi penyamaran itu akhirnya terbongkar tepat saat prosesi lamaran berlangsung pada awal 7 April 2026.
Diketahui, selama berkomunikasi Wulan mengaku bernama Rifki, seorang pria asal Lampung. Menggunakan identitas palsu tersebut, ia menjalin hubungan asmara jarak jauh dengan seorang gadis asal Sinjai bernama Alda melalui media sosial. Hubungan yang terjalin cukup lama itu akhirnya membawa Wulan memutuskan untuk datang langsung dan meminang Alda.
Kedatangan “Rifki” di Sinjai awalnya disambut baik oleh keluarga Alda. Prosesi lamaran pun mulai dilaksanakan. Namun, seiring berjalannya acara, gerak-gerik dan penampilan Wulan mulai mencurigakan. Setelah ditelusuri dan ditanya lebih jauh, akhirnya terungkap fakta bahwa sosok yang dianggap sebagai calon mempelai pria itu sebenarnya adalah perempuan.
Keluarga Alda pun syok dan merasa sangat tertipu. Kejadian ini langsung menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga setempat dan viral di media sosial setelah salah satu anggota keluarga membagikan kronologinya.
Dari sisi hukum, tindakan Wulan berpotensi memenuhi unsur pasal penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Hal ini dikarenakan pelaku secara sengaja menggunakan tipu muslihat berupa identitas palsu untuk menggerakkan pihak keluarga agar bersedia menerima lamaran tersebut.
Pakar hukum menegaskan, meskipun pernikahan belum terjadi, pihak keluarga berhak melaporkan kasus ini jika merasa dirugikan secara materiil maupun moril. Selain itu, hal ini juga bertentangan dengan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang mensyaratkan sahnya pernikahan adalah antara laki-laki dan perempuan.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih waspada dan teliti dalam menjalin hubungan, khususnya yang bermula dari dunia maya. Verifikasi data dan identitas secara langsung sangat penting dilakukan sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut hukum kasus tersebut. Kabar terbaru menyebutkan bahwa keluarga Alda memilih untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan setelah penyamaran Wulan terbongkar.
(kabiro:Kamaluddin)
Tidak ada komentar