*Palembang, 3 Maret 2026, KPK Tipikor id sumsel* – Polemik dugaan fitnah yang dilayangkan oleh pengacara berinisial MS kepada Walikota Palembang semakin memanas. Sejumlah aktivis dari Sumatera Selatan, termasuk dari *DPP GPP-PAN PROV Sumsel* yang dipimpin oleh *Doddy Almira*, kini secara tegas mendesak agar pengacara MS segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.
Ketua Umum DPP GPP-PAN PROV Sumsel, *Doddy Almira*, menyatakan sikap bahwa tuduhan tersebut tidak hanya mencoreng nama baik Walikota Palembang, tetapi juga seluruh masyarakat dan kota Palembang. “Kami, para aktivis, tidak akan tinggal diam. Ini menyangkut marwah dan nama baik Walikota serta masyarakat Palembang,” tegas Doddy Almira.
Ketua DPP GPP–PAN Sumsel, **Dodi Almira, SH**, langsung angkat suara.
> “Jangan bermain opini di ruang publik! Jika tidak ada klarifikasi dan permintaan maaf terbuka, kami siap turun ke jalan. Ini soal marwah daerah dan nama baik pemimpin Kota Palembang!” tegasnya lantang.
⚖️ KASUS KOLAM RETENSI: BIARKAN APARAT BEKERJA!
Aktivis menegaskan bahwa persoalan kolam retensi sudah berada di ranah hukum dan sedang ditangani aparat di Sumatera Selatan. Mereka meminta semua pihak menghormati proses yang berjalan dan tidak menggiring opini sebelum ada putusan hukum tetap.
“Kalau ada indikasi pelanggaran, biarkan aparat membuktikan. Jangan membakar situasi dengan narasi sepihak,” ujar salah satu perwakilan aktivis.
💰 ISU Rp10 MILIAR: DISEBUT SUDAH PROSEDURAL
Sorotan publik juga tertuju pada pengembalian dana Rp10 miliar. Aktivis menyebut pengembalian dilakukan melalui MS dan telah disetorkan ke Bank Sumsel Babel secara prosedural.
Mereka membantah keras adanya tekanan, intimidasi, atau pemerasan seperti yang berkembang dalam opini publik. Tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar dan mencoreng nama baik kepala daerah.
Para aktivis Sumsel merasa terganggu atas pernyataan pengacara MS dan menegaskan, jika pengacara MS tidak segera meminta maaf di hadapan publik dan media sosial, mereka tidak akan segan-segan untuk *turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran*. “Ini adalah peringatan serius. Kami akan bergerak jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini dengan benar,” lanjut perwakilan DPP GPP-PAN PROV Sumsel, Doddy Almira.
Terkait isu ini mulai menggema di berbagai platform digital. Warganet terbelah — ada yang mendukung desakan klarifikasi, ada pula yang meminta semua pihak menahan diri dan menunggu proses hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengacara MS. Namun satu hal pasti: dinamika ini berpotensi menjadi salah satu isu terpanas di Sumsel pekan ini.
Apakah akan berakhir dengan klarifikasi damai? Ataukah Palembang benar-benar akan diguncang aksi besar-besaran?
Editor KA biro kota Palembang
Doddy almira
—
Tidak ada komentar