Jalankan Atensi Kapolri, Polres Metro Depok Gelar Tes Urine Mendadak, 46 PJU dan Kapolsek Dinyatakan Negatif Narkoba

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Feb 2026 18:28 5 Admin KPK

Berita -kpktipikor. id-Depok, Jawa Barat – Dalam rangka antisipasi penyalahgunaan narkotka di internal anggota Polres Metro Depok dan menjalankan intruksi Kapolri. Polres Metro Depok menggelar tes urine mendadak terhadap puluhan pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran pada Senin siang, 23 Februari 2026.

Tes urine tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus implementasi instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri, khususnya dalam perang melawan penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras , mengatakan bahwa tes urine dilakukan secara mendadak guna memastikan seluruh pejabat di lingkungan Polres Metro Depok terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri, khususnya di lingkungan Polres Metro Depok. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan, dalam hal ini Kapolri, agar seluruh anggota Polri bersih dari narkoba,” ujar Kombes Pol Abdul Waras kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, sebanyak 46 pejabat utama dan Kapolsek jajaran mengikuti tes urine tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara transparan dan diawasi langsung oleh fungsi internal guna memastikan hasil yang akurat dan objektif.
“Hari ini ada total 46 pejabat utama dan Kapolsek yang mengikuti tes urine.

Dari seluruh peserta yang menjalani pemeriksaan, hasilnya semuanya negatif. Tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, kegiatan tes urine ini merupakan langkah preventif sekaligus pengawasan internal untuk menjaga marwah institusi Polri sebagai aparat penegak hukum yang harus menjadi contoh bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa tes serupa tidak hanya dilakukan kepada pejabat utama dan Kapolsek, tetapi akan dilaksanakan secara bertahap kepada seluruh personel Polres Metro Depok tanpa terkecuali.

“Tes urine ini tidak berhenti di sini. Ke depan, kami akan melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh anggota Polres Metro Depok. Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh personel bersih dari narkoba,” lanjutnya.

Menurut Kombes Pol Abdul Waras, penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran serius yang tidak akan ditoleransi di tubuh Polri. Oleh karena itu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terbukti terlibat.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi anggota yang terlibat narkoba. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku, baik secara disiplin maupun pidana,” tegasnya.

Langkah tes urine mendadak ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Metro Depok dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Dengan memastikan seluruh personel bebas dari narkoba, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara profesional, humanis, dan berintegritas.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pesan kuat bahwa Polri tidak hanya menindak masyarakat yang terlibat narkoba, tetapi juga melakukan pengawasan ketat terhadap anggotanya sendiri.

Dengan hasil negatif dari seluruh pejabat utama dan Kapolsek yang diperiksa, Polres Metro Depok menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Polres Metro Depok memastikan bahwa upaya pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan institusi kepolisian yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat. ( Toni )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA