Advokat Muda Arman Tanono: Pernyataan Wakil Bupati Soal Kekerasan Perempuan dan Anak Seperti “Mimpi di Siang Bolong”

waktu baca 2 menit
Sabtu, 1 Nov 2025 21:38 51 Admin KPK

Soe, 1 November 2025 — Advokat muda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Arman Tanono, S.H, menilai pernyataan Wakil Bupati TTS terkait penyebab tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut sangat keliru dan jauh dari realita sosial.

Dalam sebuah dialog bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) saat kunjungan kerja di Soe pada 31 Oktober 2025, Wakil Bupati menyebut bahwa salah satu penyebab tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di TTS adalah karena minimnya infrastruktur, seperti penerangan jalan dan pengawasan CCTV di sejumlah wilayah.

Namun, menurut Arman Tanono, pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. “Saya menilai pernyataan Pak Wakil Bupati itu seperti mimpi di siang bolong. Masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa disederhanakan hanya pada soal penerangan dan CCTV,” tegas Arman.

Ia menambahkan bahwa faktor penyebab utama justru berasal dari hal-hal mendasar yang sering ditemukan dalam proses penegakan hukum di TTS, seperti pengaruh minuman keras (miras), tekanan ekonomi keluarga, kurangnya sosialisasi pemerintah, serta minimnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak.

“Sebagai praktisi hukum, kami tahu akar persoalannya. Banyak kasus yang kami tangani terjadi di dalam rumah, bukan di tempat gelap atau tanpa CCTV. Pelaku umumnya adalah orang dekat korban—keluarga atau kerabat,” jelas Arman.

Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya monitoring dari dinas terkait dan minimnya pendekatan tokoh agama terhadap umat, yang memperburuk kondisi sosial masyarakat.

“Jadi, ketika saya menonton video pernyataan itu, saya pikir Pak Wakil Bupati sedang berdongeng. Memang ada satu dua kasus yang terjadi di luar area permukiman, tapi mayoritas justru terjadi di dalam rumah,” pungkas Arman Tanono.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA