Gayo Lues.kpktipikor.Id-Di tengah gegap gempita baliho wajah Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, hingga Kepala Sekolah yang terpampang gagah di dinding SDN 5 Pining, Desa Pepelah, Kecamatan Pining, terselip fakta getir,murid-murid belajar tanpa kursi. Ada yang duduk di lantai hanya beralas meja, sebagian lainnya terpaksa menggunakan kursi reyot yang nyaris tak layak.Sabtu ( 13/09/2025 )
Pemandangan ini seakan menampar logika. Bagaimana mungkin sekolah dasar negeri di abad modern masih menelantarkan siswanya dengan fasilitas seadanya? Padahal, setiap tahun anggaran daerah selalu menyisihkan pos meubeler untuk sekolah-sekolah. Lantas, kemana perginya kursi-kursi baru itu?
Beberapa hari lalu, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues gencar mengunjungi sejumlah sekolah. Sekolah Lesten di Kecamatan Pining bahkan tak luput dari sorotan kunjungannya. Namun, apakah SDN 5 Pining ini sengaja dilewati? Apakah anak-anak di Pepelah dianggap tidak pantas menikmati fasilitas pendidikan yang layak?
Meubeler ini dipertanyakan, apakah ada setiap tahunnya?” tegas salah seorang warga Pepelah dengan nada kecewa.
Pertanyaanpun muncul dari warga Pepelah:
Jika ada anggaran meubeler, mengapa kursi tak sampai ke ruang kelas SDN 5 Pining?
Jika tidak ada, ke mana lenyapnya program pengadaan sarana belajar itu?
Apakah ada permainan anggaran di balik meja pejabat?
Kondisi ini bukan sekadar soal kursi, melainkan soal martabat dan hak dasar anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dinas Pendidikan Gayo Lues harus menjawab secara terbuka,apakah dana meubeler benar-benar disalurkan atau hanya menguap di perjalanan?
Warga sudah mulai bersuara, dan suara itu tak boleh diabaikan. Sebab jika wajah pemimpin bisa terpampang megah di dinding sekolah, sementara murid-murid terpaksa belajar tanpa kursi, maka jelas ada yang sedang dipertontonkan, kemewahan di atas kertas, kesengsaraan di ruang kelas.Dinas Pendidikan Gayo Lues, jawab sekarang jangan biarkan generasi kecil di SDN 5 Pining tumbuh dengan kenyataan bahwa kursi sekolah mereka lebih sulit ditemukan daripada baliho pejabat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah SDN 5 Pining belum dapat dikonfirmasi terkait kondisi meubeler dan fasilitas belajar yang memprihatinkan ini.
Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues Salid, S.Pd. MM., mengatakan.Kita tindak lanjuti..jika mobiler tdk lengkap..akan kita programkan…dan mobiler yg sudah ada nantinya di mohon di jaga keamanannya…supaya kedepannnya sarana sekolah terjaga dengan baik dan aman.tutupnya
Editor : Dir
Tidak ada komentar