Tampil Beda dengan Konsep Malam Hari, Gandrung Sewu 2026 Libatkan Sektor Transportasi Publik

waktu baca 1 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 19:02 8 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Pertunjukan seni kolosal Gandrung Sewu 2026 kembali digelar di Pantai Boom Marina, Sabtu (24/10/2026) malam. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, ajang yang menampilkan 1.300 penari ini mengusung konsep pertunjukan malam hari yang dimulai pukul 18.30 WIB.

Guna menunjang kemeriahan perhelatan budaya ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan penyedia layanan transportasi publik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui hadirnya pertunjukan tarian tradisional serta dekorasi bertema kebudayaan di area Bandara Banyuwangi dan stasiun kereta api sepanjang 22 hingga 25 Oktober 2026.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa keikutsertaan berbagai pihak memperkuat makna acara ini bukan sekadar pementasan seni, melainkan wujud kebanggaan daerah.

“Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan Gandrung Sewu bukan sekadar pertunjukan tari kolosal, melainkan perayaan identitas dan kebanggaan Banyuwangi. Banyak yang terlibat menyemarakkan Gandrung Sewu,” kata Ipuk.

Sentuhan kebudayaan ini tidak hanya hadir di area kedatangan, tetapi juga merambah ke aktivitas pelayanan penumpang di udara dan darat. Pramugari maskapai penerbangan turut mengenakan atribut khas penari Gandrung, sementara fasilitas umum seperti bandara dan stasiun dihiasi ornamen tematik.

Melalui keterlibatan aktif para pemangku kepentingan di sektor transportasi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap daya tarik kebudayaan daerah dapat diperkenalkan secara inklusif kepada masyarakat umum dan wisatawan sejak titik awal perjalanan mereka. Sumber berita: (Red Kurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA