Meruntuhkan Sekat di Gang Pemukiman: Cara Humanis Polsek Taman Madiun Rangkul Warga Kuncen

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Okt 2026 10:06 34 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

Madiun – Kehadiran aparat kepolisian berseragam di pemukiman seringkali diidentikkan dengan situasi tegang atau penegakan hukum formal. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di gang-gang pemukiman Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Jajaran Polsek Taman hadir bukan untuk melakukan penindakan, melainkan untuk duduk membaur bersama warga.

Melalui program Sambang dan Aksi Sosial, Polres Madiun Kota berupaya menerjemahkan komitmen “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi tindakan nyata yang menyentuh keseharian warga. Dipimpin oleh Kapolsek Taman AKP Yulis Hary Rahmanto Maliki, S.H., M.H., bersama Kanit Binmas AKP Winarno dan Bhabinkamtibmas Aipda Yudhya Pratita Utama, kunjungan ini mengubah citra patroli formal menjadi ruang obrolan kekeluargaan yang hangat.

Di sela-sela obrolan, personel kepolisian turut menyalurkan bantuan sembako. Pembagian sembako ini tidak sekadar dilihat sebagai bantuan materi, melainkan sebagai simbol gotong royong dan kepedulian Polri terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat di wilayah tugasnya.

Kapolsek Taman AKP Yulis Hary, yang menyampaikan pesan dari Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama WP, menegaskan bahwa kemitraan yang setara adalah kunci utama lingkungan yang kondusif.

“Polisi dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam menjaga kamtibmas. Melalui ruang sambang ini, kami memposisikan diri sebagai mitra sejajar warga. Kami datang untuk menyerap langsung aspirasi, mendengar keluhan dari tingkat bawah, dan bersama-sama merumuskan solusi terbaik bagi lingkungan,” ungkapnya.

Respons warga Kelurahan Kuncen menunjukkan bahwa pendekatan kultural ini membuahkan hasil. Keterbukaan warga dalam menyampaikan cerita sehari-hari hingga keluhan terkait lingkungan menandakan bahwa polisi kini ditempatkan sebagai sahabat tempat mengadu. Langkah ini membuktikan bahwa penegakan keamanan paling efektif justru dimulai dari komunikasi yang baik dan rasa saling percaya di tengah masyarakat. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA