Lebih dari Sekadar Pengantar Penumpang, Polres Mojokerto Rangkul Ojol Jadi Garda Depan Kamtibmas

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Okt 2026 22:23 13 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

MOJOKERTO – Mobilitas yang tinggi dan jangkauan yang luas hingga ke pelosok desa membuat pengemudi ojek online (ojol) memiliki potensi besar dalam menjaga keamanan lingkungan. Menyadari hal ini, Polres Mojokerto secara resmi merangkul komunitas transportasi online sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalan raya.

Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Angkutan Online yang mempertemukan jajaran Polres Mojokerto, Dit Intelkam Polda Jatim, Dishub Provinsi Jatim, serta manajemen Gojek di Trawas, Kamis (08/10/2026).

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata, menuturkan bahwa ojol merupakan aset strategis untuk mempercepat penyampaian informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) maupun kecelakaan lalu lintas.

“Ketika pekerja merasa aman dan terlindungi hukum, mereka akan lebih optimal membantu kepolisian menjaga keamanan lingkungan,” terangnya.

Guna mendukung keselamatan mitra ojol yang menjadi perpanjangan tangan kepolisian ini, Polres Mojokerto telah membangun berbagai fasilitas. Di antaranya adalah Station Police Kenanten yang difungsikan sebagai lokasi istirahat driver, serta pembuatan jalur penyelamat di tikungan tajam Gotekan Pacet untuk meminimalisasi fatalitas akibat rem blong.

Pihak manajemen Gojek menyambut positif inisiatif ini. Pimpinan Gojek Jatim, Charly Raya, menyatakan pihaknya juga telah menyiapkan Satgas internal yang berkolaborasi dengan otoritas setempat untuk menangani masalah keamanan pengemudi saat berada di jalan raya. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA