Teluk Kuantan, KPKtipikor.id – Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi menggelar pembinaan kerohanian berupa Kajian Islami bagi seluruh jajaran pimpinan dan personel.
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Musholla Polres Kuantan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Jumat (18/09/2026).
Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama dan jajaran anggota.
Pengajian tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H., alumni Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i (STDIIS) Jember.
Pada kesempatan tersebut, majelis ilmu mengangkat tema utama “Jadilah Aparat Yang Tak Lupa Akhirat”.
Tema ini diusung sebagai landasan penguatan moralitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
PENGUATAN MORAL DAN INTEGRITAS APARAT
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H. menekankan pentingnya menjaga kesadaran spiritual di tengah dinamika tugas kepolisian.
Setiap tindakan profesional prajurit Bhayangkara hendaknya senantiasa dilandasi niat ibadah dan rasa tanggung jawab moral.
“Jadilah aparat yang senantiasa mengingat kehidupan akhirat dalam setiap helai napas pengabdian dan pelaksanaan tugas,” ujar Ustadz Ronald di hadapan jamaah. Ia mengingatkan agar jabatan dan kewenangan yang dimiliki dijadikan sarana mengumpulkan bekal kebaikan.
Materi ceramah juga menyoroti pentingnya keikhlasan serta kejujuran dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat.
Nilai-nilai agama diharapkan menjadi benteng utama dalam mencegah segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang.
KOMITMEN KAPOLRES KUANSING DALAM PEMBINAAN ROHANIS
Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan spiritual ini sangat krusial untuk membentengi mental seluruh personel.
Pembinaan rohani diharapkan mampu membentuk karakter anggota Polri yang profesional dan berintegritas tinggi.
“Melalui kajian ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Polres Kuansing tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas duniawi, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai spiritual dan moralitas,” tegas AKBP Hidayat Perdana.
Ia menambahkan, pembinaan mental dan fungsi rohani (Binrohtal) ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kepolisian yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pengabdian tulus kepada masyarakat.
Tidak ada komentar