Bupati Nias Selatan Lantik 64 Pejabat, Publik Menanti Kinerja Nyata dan Pelayanan yang Lebih Baik

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jul 2026 01:09 15 Korwil Nias

Nias Selatan –kpktipikor.id Pemerintah Kabupaten Nias Selatan resmi melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan 7 camat dan 57 pejabat administrator pada Kamis (9/7/2026) di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam.

Langkah ini menjadi perhatian publik dan disambut dengan antusias oleh berbagai kalangan yang berharap hadirnya semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, serta dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Amsarno S. Sarumaha, SH., MH, perwakilan DPRD Kabupaten Nias Selatan, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan rohaniawan.

Tujuh camat yang dilantik masing-masing adalah Satulo Halawa sebagai Camat Ulu Idanotae, Faozanolo Ndruru sebagai Camat Umbunasi, Fohada Halawa sebagai Camat Tanah Masa, Iman Hati Ndruru sebagai Camat Lolowau, Welhelmus Haria sebagai Camat Fanayama, Harman Wau sebagai Camat Luahagundre Maniamolo, serta Lisius Duha sebagai Camat Simuk.

Selain itu, sebanyak 57 pejabat administrator dipercaya mengisi berbagai jabatan strategis di lingkungan Sekretariat Daerah, OPD, rumah sakit, hingga kantor-kantor kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas.

Bupati juga menekankan pentingnya menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta membangun budaya kerja yang cepat, disiplin, dan responsif.

Menurutnya, setiap pekerjaan yang dapat diselesaikan pada hari yang sama tidak boleh ditunda, karena kecepatan dan ketepatan pelayanan merupakan kebutuhan masyarakat.

Pelantikan ini memunculkan harapan baru di tengah masyarakat.
Banyak pihak menilai pergantian pejabat dapat menjadi momentum untuk menghadirkan inovasi, mempercepat pelayanan administrasi, meningkatkan koordinasi antarinstansi, serta memperkuat pembangunan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Di sisi lain, masyarakat juga menaruh ekspektasi agar para pejabat yang baru dilantik mampu membuktikan kinerja melalui tindakan nyata.

Tantangan yang dihadapi, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan, hingga pengelolaan pemerintahan yang bersih dan transparan, membutuhkan komitmen yang konsisten, bukan sekadar seremoni pelantikan.

Keberhasilan penyegaran birokrasi ini pada akhirnya akan diukur dari dampaknya terhadap masyarakat.
Jika para pejabat mampu bekerja secara profesional, responsif, dan berintegritas sebagaimana arahan Bupati, maka kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berpotensi semakin meningkat.

Sebaliknya, masyarakat akan terus mengawasi agar komitmen yang disampaikan dalam pelantikan benar-benar diwujudkan dalam pelayanan yang lebih baik, cepat, dan berpihak pada kepentingan publik.
(Novsad)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA