Bengkulu Utara, Kpktipikor.id – Polres Bengkulu Utara terus memperdalam penyelidikan peristiwa penusukan yang menimpa empat pelajar asal Desa Gunung Selan, Kecamatan Arga Makmur. Kejadian berdarah ini berlangsung di sekitar lokasi pentas seni budaya Malam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (8/7) malam.
Insiden ini langsung menjadi fokus serius jajaran kepolisian. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Utara segera mengerahkan tim untuk mengungkap siapa pelaku serta latar belakang di balik peristiwa yang mengakibatkan keempat pelajar tersebut mengalami luka-luka dan dirawat RSUD Arga Makmur.
Sesaat setelah menerima laporan, Tim Opsnal dibantu Unit Identifikasi diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan lokasi secara menyeluruh. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat insiden terjadi guna mendapatkan keterangan yang akurat.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, kepolisian telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti kini disimpan di Mapolres Bengkulu Utara untuk keperluan proses penyidikan selanjutnya.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, Saat menjenguk para korban di RSUD Arga Makmur, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. “Kami mendoakan semoga adik-adik kita yang menjadi korban segera diberikan kesembuhan total dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Terkait perkara ini, kami pastikan Polres Bengkulu Utara berkomitmen mengusutnya secara tuntas, transparan, profesional, dan berkeadilan. Tim penyidik saat ini terus bekerja keras untuk mengungkap seluruh fakta serta motif di balik kejadian tersebut,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pendalaman kasus masih berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku penusukan.
Tidak ada komentar