Pekanbaru – KPKtipikor.id – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru Terdiri dari perwakilan IMM Pekanbaru (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), GMKI Pekanbaru (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), PMKRI Pekanbaru (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), HIMAPERSIS Pekanbaru (Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam), HMI Pekanbaru (Himpunan Mahasiswa Islam), dan KAMMI Pekanbaru (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), melaksanakan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Selasa (23/06/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program pembinaan, berbagai kegiatan warga binaan, fasilitas pendukung, serta program ketahanan pangan yang dijalankan di lingkungan Rutan Pekanbaru.
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, bersama jajaran menyambut dan mendampingi para mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Karutan memberikan penjelasan mengenai fungsi pemasyarakatan dan proses pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Pekanbaru sebagai upaya membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Para mahasiswa diajak meninjau sejumlah program pembinaan yang telah berjalan, mulai dari pembinaan kepribadian dan pendidikan, kegiatan kerja, hingga program ketahanan pangan yang meliputi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan melihat berbagai fasilitas yang disediakan guna mendukung pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan.
Ketua PMKRI Kota Pekanbaru, Bona, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh pembinaan dan pembelajaran yang bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas diri dan keterampilan hidup.
“Setelah melihat langsung kegiatan di Rutan Pekanbaru, kami memahami bahwa warga binaan mendapatkan pembinaan yang sangat baik, mulai dari pendidikan akademik melalui program pendidikan kesetaraan, hingga pembinaan keterampilan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Program-program ini sangat berguna dan memberikan manfaat bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Bona.
Editor : Ayu Amelia
Tidak ada komentar