Bulukumba,KPK Tipikor,id – Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Namirah Polres Bulukumba, Kamis pagi (15/1/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bulukumba Ny. Ruthi Restu. Turut hadir Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafaruddin, S.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres, Kapolsek jajaran, personel Bintara, ASN Polres Bulukumba, serta anggota Bhayangkari.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”
Dalam sambutan yang dibacakan Wakapolres, disebutkan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri untuk merenungi peristiwa agung tersebut. “Di dalam peristiwa Isra Mi’raj terkandung nilai-nilai keimanan, ketaatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, khususnya melalui perintah salat lima waktu sebagai tiang agama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kompol H. Syafaruddin.
Ia juga menekankan bahwa anggota Polri harus memiliki integritas moral, akhlak mulia, serta keimanan yang kuat agar pengabdiannya dilandasi niat ibadah dan keikhlasan. “Mari kita tingkatkan kualitas iman dan ketakwaan, memperkuat disiplin, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas,” ajaknya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Santri Bahlul Ulul, dilanjutkan penyampaian hikmah oleh Dr. KH. Abdul Hakim Bohari, S.Ag., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dengan hadiah terbesar berupa perintah salat lima waktu. “Peristiwa ini juga mengajarkan pentingnya menjaga silaturahmi dan kebersamaan dalam bermasyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. KH. Abdul Hakim Bohari.
Editor:A.M
Tidak ada komentar