Palembang , kpktipikor.id.
Ada peribahasa menyatakan ” Buanglah Sampah Pada Tempatnya ” . Ada lagi ” Kebersihan Pangkal Sehat “.
Peribahasa itu bisa diterapkan pada lokasi warga Jalan Panca Usaha Kecamatan Seberang Ulu Satu. Yang tiap harinya makin bertambah tumpukan sampah diakibatkan orang membuang sampah sembarangan , meskipun sudah diberikan arahan atau himbauan supaya tidak boleh membuang sampah ke jalan. Akan tetapi orang tetap aja membuang sampah ke jalan , maka tiap hari sampah terus bertumpuk serta mengakibatkan tidak sedapnya udara dikarenakan bau busuk , dan lagi tidak enak dipandang oleh mata manusia. Dengan adanya tumpukan sampah tersebut , sering kali menimbulkan kemacetan jalan , apalagi bila ada mobil besar masuk melalui jalan tersebut , maka tidak bisa disangkal lagi akan terjadi macet .
Pada lokasi tumpukan sampah itu di jalan Panca Usaha termasuk jalan yang kecil atau sempit , ditambah padatnya penduduk maka bertambahnya semrawutnya jalan panca usaha. Meskipun ada petugas sampah yang tiap hari mengangkutnya , akan tetapi bila dibandingkan dengan orang membuang sampah lebih banyak dari petugas kebersihan. Inilah untuk jadi bahan perhatian bagi semua lapisan masyarakat , baik dari pihak Pemerintah , pihak petugas sampah , terutama dari pihak warga yang membuang sampah sembarangan. Pihak pemerintah harus berupaya menyediakan tempat pembuang sampah yang layak , hingga jalan tidak terganggu lalu lintasnya. Selain itu para petugas pengangkut sampah juga akan nyaman , tidak harus ikut menjadi pengatur lalu lintas. Peran warga masyarakat juga sangat diperlukan untuk kesadaran diri , tidak lagi membuang sampah sembarangan atau ke jalan . Pihak Pemerintah , pihak petugas sampah , dan pihak warga masyarakat harus bersatu ikut memikirkan bagaimana mencari solusi terbaik guna mencari tempat yang layak buat tempat pembuangan sampah. Begitu juga semua warga yang biasa membuang sampah sembarangan , supaya mengerti dan memahami bahwa membuang sampah bukan pada tempatnya adalah salah satu perbuatan yang tidak terpuji. ( Sawarni ).
Tidak ada komentar