Tapaktuan 20 Oktober 2025 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapaktuan menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala KUA dari Donni, S.Ag kepada Drs. Murdi. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Selatan, Khairul Huda, S.HI., M.Si, pada Senin (20 Oktober 2025).
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Tapaktuan, di antaranya Danramil Tapaktuan, Kapolsek Tapaktuan, Kepala Puskesmas, Camat Tapaktuan, serta perwakilan Forum Keuchik se-Kecamatan Tapaktuan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya sinergi antara KUA dan lembaga pemerintahan serta tokoh masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Khairul Huda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, sebagai bentuk penyegaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sudah lima tahun Bapak Donni, S.Ag memimpin KUA Tapaktuan.
Tentu perlu adanya penyegaran agar pelayanan umat semakin baik.
Kita berharap dengan hadirnya Bapak Drs. Murdi, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal di berbagai bidang sektoral,” ujar Khairul.
Ia juga menambahkan bahwa KUA tidak hanya berperan dalam urusan pernikahan, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam pembinaan umat, penguatan keluarga sakinah, pemberdayaan zakat dan wakaf, serta peningkatan kualitas kehidupan beragama masyarakat.
Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan doa bersama, yang menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di KUA Tapaktuan.
Suasana haru dan hangat tampak di antara para tamu undangan, yang berharap estafet kepemimpinan ini membawa semangat baru dalam melayani umat.
KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan memiliki peran vital dalam pembinaan masyarakat — mulai dari pelayanan nikah, penguatan keluarga sakinah, bimbingan zakat dan wakaf, hingga penyuluhan keagamaan di desa. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan semangat pelayanan semakin hidup dan selaras dengan visi Kementerian Agama: Transformasi Layanan Umat yang Inovatif dan Bermartabat.
Sertijab ini bukan sekadar prosesi formal, melainkan momentum untuk memperbarui niat, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen.
Sebab pada akhirnya, yang dibutuhkan umat bukan hanya pemimpin yang pandai berbicara, tetapi pemimpin yang tulus bekerja.
NARA SUMBER
KUA TAPAKTUAN
EDITOR
@ WIRA TAPAKTUAN 1984 TIPIKOR
Tidak ada komentar