Membumikan Kalam Ilahi: Menuju Sukabumi Mubarakah melalui MTQ XLVII

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 17:51 2 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR.ID || SUKABUMI

KADUDAMPIT – Gema wahyu Ilahi membumbung tinggi di langit Kecamatan Kadudampit. Sebanyak 427 qari dan qariah terbaik dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi berkumpul untuk mensyiarkan Al-Qur’an dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi.

Perhelatan mulia ini resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Komplek Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), Senin, 4 Mei 2026. Acara yang sarat nilai spiritual ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga 7 Mei mendatang.

Menjadikan Al-Qur’an sebagai Sahabat Sejati

Dalam sambutannya yang penuh khidmat, Bupati H. Asep Japar menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang adu bakat atau perlombaan semata. Baginya, ini adalah momentum transformasi nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam sendi kehidupan masyarakat.

  • “Kami berkomitmen penuh untuk terus membumikan Al-Qur’an demi melahirkan generasi yang cerdas, inovatif, dan berakhlakul karimah. Inilah pondasi utama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah),” tutur Bupati.

Beliau juga berpesan kepada seluruh kafilah agar meluruskan niat dalam berjuang. “Mari jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati dalam setiap langkah kehidupan. Tunjukkan kemampuan terbaik dan jaga sportivitas sebagai cerminan akhlak Qur’ani,” tambahnya.

CabangCabang Perlombaan dan Seleksi Prestasi 

Ketua Panitia MTQ XLVII, KH. Maftuhin Akhmad, menjelaskan bahwa ratusan peserta tersebut akan berkompetisi dalam berbagai cabang syiar, di antaranya:

  • Tilawah & Murattal: Keindahan seni baca Al-Qur’an.
  • Tahfidz: Penjagaan hafalan ayat-ayat suci.
  • Tafsir: Pendalaman makna dan kandungan wahyu.
  • Kaligrafi (Khat): Estetika penulisan ayat-ayat Allah.

Penyelenggaraan MTQ tahun ini juga berfungsi sebagai kawah candradimuka untuk menyaring duta-duta terbaik yang akan membawa nama harum Kabupaten Sukabumi ke tingkat Provinsi Jawa Barat hingga Nasional.

Harapan untuk Penilaian yang Objektif

Menutup prosesi pembukaan, Bupati menekankan pentingnya integritas kepada dewan hakim. Beliau meminta agar penilaian dilakukan secara objektif, teliti, dan cepat demi mendapatkan bibit unggul yang kompeten.

“Semoga melalui seleksi yang ketat dan jujur ini, lahir para juara yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

 

Pewarta  :  Adang Suryana

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA