Mahasiswi UPG 1945 NTT Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kupang

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Mei 2026 07:45 2 kabiro Timur Tengah

Kupang — Seorang mahasiswi semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur dilaporkan meninggal dunia di kamar kosnya di wilayah Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Korban diketahui bernama Yerdi Efrosina Bekliu, yang berasal dari Desa Muna, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi berinisial YF, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos dengan kondisi pintu terkunci dari dalam. Karena tidak mendapat respons dari korban, saksi bersama beberapa penghuni kos lainnya akhirnya mendobrak pintu kamar.

Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saksi kemudian segera menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Pihak keluarga besar UPG 1945 NTT turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mahasiswi tersebut. Sejumlah pimpinan kampus, dosen, dan mahasiswa juga hadir di RS Bhayangkara Kupang untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Ketua Badan Pengurus Harian UPG 1945 NTT, Dr. Semuel Haning, mengatakan pihak kampus akan membantu seluruh proses pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman korban di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

“Kami dari pihak kampus akan membantu mengantar jenazah hingga ke Ayotupas dan menanggung biaya yang dibutuhkan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UPG 1945 NTT, Uli Jonathan Riwu Kaho, S.P., M.Si., para dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ketua program studi, dosen, serta mahasiswa yang turut berduka atas peristiwa tersebut.

Editor: Ferdinandus

kabiro Timur Tengah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA