Ibadah Syukur BagiMu Tuhan, Sebagai Momentum Kebangkitan Masyarakat Adat Sarmi, Dalam Membangun Pilar Pagar Tradisional Sobey Armati Rumbuai Manirem dan Isirawa (SARMI).

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Mar 2026 18:58 12 kabiro kabupaten sarmi

 

SARMI,-kpktipikor.id,– Ibadah Syukur BagiMu Tuhan sebagai Momentum Kebangkitan Masyarakat Adat Sarmi Dalam Membangun Pilar Pagar Tradisional untuk kelima suku besar Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem dan Isirawa yang berlangsung di Distrik Arbais Kabupaten Sarmi Rabu 25 Maret 2025 ini berlangsung dengan penuh Hikmat dalam nuansa Kasih.

Ibadah Syukur yang di pimpin oleh pendeta Billy Maniagasi, S.Th ini memberikan pesan sakral sebagai benteng pertahanan kehidupan bagi Masyarakat adat Sarmi yang mendiami tanah leluhurnya agar terus di jaga dan dilestarikan sebagai sumber penghidupan dan tetap berpegang teguh pada Janji-janji Firman Allah.

Ibadah yang di hadiri oleh Bupati Kabupaten Sarmi Dominggus Catue, Ketua DPRK Kabupaten Sarmi Muhamat Ashari Tiris, Adolof D. Wersemetawar, Zulkifli Jambai masing-masing dari Anggota DPRK kursi pengangkatan Otsus, Kepala Biro Lembaga Bantuan Hukum Adat Sarmi Max F Werinusa dan Anggota DPRP Provinsi Papua kursi pengangkatan Otsus Lidya Astrid S Meset serta Kapolsek Arbais Adolf Awor Yanne dan Para Ondoafi serta LMA dan DA se-kabupaten Sarmi.

Dalam Sambutan setelah selesai Ibadah Syukur BagiMu Tuhan sebagai Momentum Kebangkitan Masyarakat Adat Sarmi Bupati kabupaten Sarmi mengharapkan agar tetap menjaga tanah leluhur yang di berikan Tuhan untuk kelangsungan hidup Masyarakat yang mendiaminya.

“Sebagai pemuda Adat yang menjadi pagar tradisional adat ke lima suku di Sarmi, para pemuda Adat diharapkan dapat berperan penting dalam menjaga tanah leluhur kita, bergandengan tangan bersama untuk terus maju menjadi pagar tradisional adat” , ungkap Ketua DPRK Kabupaten Sarmi Muhamat Ashari Tiris dengan bahasa Manirem dalam sambutannya.

Selanjutnya Ashari Tiris meminta kepada pemerintah daerah Sarmi agar dapat bekerja sama dengan Para Ondoafi, ketua-ketua keret dan LMA dan DA se-kabupaten Sarmi agar dapat memetahkan batas wilayah tanah adat.

Pada penghujung acara Ibadah Syukur BagiMu Tuhan sebagai Momentum Kebangkitan Masyarakat Adat Sarmi Dalam Membangun Pilar Pagar Tradisional untuk kelima suku di Kabupaten Sarmi Negri 1000 Ombak (The Land Of Waves) dari Air Menetes sampai Ombak Pecah di akhiri dengan Penyampaian dan penyerahan Aspirasi dan Petisi oleh Pemuda Adat se-kabupaten kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi yang disaksikan oleh para Ondoafi dan ketua-ketua suku Sobey, Armati , Rumbuai, Manirem dan Isirawa serta LMA dan DA se-kabupaten Sarmi agar dapat ditindaklanjuti.*)

kabiro kabupaten sarmi

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Sarmi Periode 2014-2024.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA