Dugaan Manipulasi Data Siswa Beredar, SDN 078447 Hiliwaebu Tegaskan Siap Hadapi Proses Hukum

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 10:32 88 Korwil Nias

Nias Selatan, kpktipikor.id – 11 Maret 2026 – Pihak SD Negeri 078447 Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, membantah isu dugaan manipulasi atau penggelembungan jumlah siswa yang disebut-sebut dilakukan untuk memperbesar penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Program Indonesia Pintar (PIP).

Kepala Sekolah Nibatia Laia menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah media terkait dugaan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menyatakan bahwa seluruh proses administrasi sekolah, termasuk pendataan siswa dan pengelolaan dana pendidikan, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan regulasi resmi dari pemerintah.

“Data siswa yang tercatat di sekolah selalu mengikuti regulasi yang berlaku. Seluruh kegiatan administrasi, termasuk penyaluran dana BOS, kami laksanakan sesuai aturan,” ujar Nibatia Laia saat memberikan klarifikasi, Rabu (11/3/2026).

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Ketua Komite Sekolah, Asa Aro Laia, yang menegaskan bahwa tudingan mengenai penggelembungan jumlah siswa untuk memperbesar dana BOS maupun PIP tidak benar.

Menurutnya, pihak sekolah selalu menjalankan pengelolaan data dan administrasi secara transparan serta mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya penggelembungan jumlah siswa tidak sesuai fakta. Seluruh data siswa disusun dan dilaporkan berdasarkan aturan resmi,” kata Asa Aro Laia.

Lebih lanjut, pihak sekolah menyatakan siap mempertanggungjawabkan seluruh pengelolaan administrasi maupun dana pendidikan apabila terdapat pihak yang menilai adanya ketidaksesuaian.

“Kami siap mempertanggungjawabkan semuanya di depan hukum jika ada hal yang dianggap tidak sesuai,” tegas pihak sekolah.
SD Negeri 078447 Hiliwaebu juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan demi mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi para siswa.

Selain itu, pihak sekolah mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh kabar yang menyesatkan.
Fokus kami tetap pada peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan siswa sesuai regulasi pemerintah,” tambahnya.
Dengan klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap isu yang beredar dapat diluruskan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Jurnalis: Sadawa

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA