Penutup Coran Kabel Optik Telkomsel Abaikan Keselamatan, Sepedae Motor Warga Terjungkal.

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Mar 2026 16:37 5 Admin KPK

Berita -kpktipikor. I’d-Balaraja Tangerang – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Raya Serang–Tangerang KM 30.1, tepatnya di Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 22.50 WIB. Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh penutup galian kabel optik milik Telkomsel yang menonjol ke badan jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan keterangan warga setempat, korban yang diketahui merupakan warga Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam coran penutup galian kabel optik yang berada di jalur kiri jalan.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa bermula saat korban melaju dari arah Balaraja menuju Cikande dengan posisi kendaraan berada di jalur kiri. Namun, saat melintas di depan Raja Gadai, KM 30.1, kendaraan korban diduga menghantam penutup galian kabel optik yang memiliki ketinggian sekitar 15 sentimeter dan menjorok ke badan jalan.

“Benturannya cukup keras. Korban langsung terjatuh setelah motornya menghantam coran yang menonjol itu. Posisi corannya memang sangat berbahaya, apalagi kalau malam hari,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyebut, kondisi tersebut bukan kali pertama memicu kecelakaan. Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, sedikitnya lima kecelakaan dilaporkan terjadi di titik yang sama dengan penyebab serupa. Kondisi itu memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat ruas Jalan Raya Serang –Tangerang merupakan jalur nasional dengan volume kendaraan tinggi, baik siang maupun malam hari.

Menurut warga, keberadaan coran penutup galian kabel optik yang tidak sejajar dengan permukaan jalan menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan fatal.

“Kami sudah lama khawatir. Sudah beberapa kali orang jatuh di sini. Kalau tidak segera diperbaiki atau dipindahkan, bisa saja memakan korban lebih parah,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat mendesak pihak Telkomsel sebagai pemilik proyek kabel optik untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk memindahkan atau meratakan coran penutup galian agar tidak menjorok ke badan jalan. Warga bahkan menyarankan agar posisi coran digeser setidaknya dua meter dari badan jalan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, warga juga meminta instansi terkait, termasuk dinas pekerjaan umum dan Kepolisian, untuk segera turun tangan melakukan evaluasi serta memastikan standar keselamatan infrastruktur terpenuhi, khususnya pada proyek utilitas di jalur nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel terkait dugaan penyebab kecelakaan maupun rencana perbaikan terhadap penutup galian kabel optik tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan serius terkait pengawasan proyek utilitas di ruang publik. Minimnya standar pengamanan dan pengawasan berpotensi menimbulkan ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat, khususnya di jalur dengan tingkat mobilitas tinggi seperti ruas Jalan Raya Serang–Tangerang. ( Toni )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA