Lampung ,media kpktipikor.id – (Senin 8 Desember 2025)
Proyek pembangunan jalan rabat beton yang dikerjakan Dinas pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat menuai sorotan tajam. Jalan rabat beton yang berlokasi di pekon pura mekar ,jalan lintas Bungin – gunung terang ,
kini sudah retak meski baru sebulan selesai dikerjakan,
Proyek dengan nilai kontrak lebih dari Rp. 128.000.000 juta ini dilaksanakan oleh CV.Rinbun-Embun dinas pekerjaan umum dan rakyat . Berdasarkan kontrak, masa pelaksanaan proyek adalah 90 hari kerja terhitung sejak 03 September 2025.
Namun, hasil pantauan di lapangan menunjukkan kualitas pekerjaan jauh dari harapan. Retakan tampak memanjang di badan jalan, bahkan sebagian beton terlihat mulai mengelupas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat bahwa jalan tersebut tidak akan bertahan lama.
Masyarakat menduga pekerjaan tidak dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang seharusnya. Mereka mendesak agar Dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) segera melakukan evaluasi dan menindak tegas kontraktor pelaksana jika terbukti lalai dalam pengerjaan proyek.
Retaknya proyek bernilai ratusan juta rupiah ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) maupun CV.Rimbun Embun belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi jalan rabat beton yang sudah retak tersebut.
(Nagario)
Tidak ada komentar