Warga Desa Sokoharjo Protes, Minta Proyek Jalan Dihentikan

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Nov 2025 10:18 115 Admin KPK

Purworejo, kpktipikor.id – Warga Desa Sokoharjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melakukan aksi protes terkait proyek pembangunan jalan di desa mereka. Proyek jalan sepanjang 222 meter tersebut dinilai tidak sesuai dengan hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang telah disepakati sebelumnya.

Menurut warga, dalam Musdes telah disetujui bahwa jalan akan dibangun menggunakan aspal hotmix. Namun, dalam pelaksanaannya, jalan tersebut justru dibangun hanya menggunakan aspal biasa. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kemarahan warga, karena kualitas jalan yang dibangun dinilai tidak sesuai dengan harapan dan anggaran yang telah dialokasikan.

“Kami sangat kecewa dengan pelaksanaan proyek ini. Dalam Musdes sudah jelas disepakati menggunakan aspal hotmix, tapi kenapa yang dibangun malah aspal biasa? Ini jelas tidak sesuai dan merugikan kami sebagai warga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menuntut agar proyek pembangunan jalan tersebut dihentikan sementara waktu, hingga ada kejelasan dan kesepakatan baru antara pihak desa dan warga. Mereka juga meminta agar pihak terkait bertanggung jawab atas ketidaksesuaian pelaksanaan proyek dengan hasil Musdes.

Menanggapi protes warga, pihak pemerintah desa Sokoharjo belum memberikan keterangan resmi. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa pihak desa akan segera melakukan mediasi dengan warga untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan ini.

Aksi protes warga ini menjadi sorotan di kalangan masyarakat Purworejo. Banyak pihak yang menyayangkan terjadinya ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proyek pembangunan di desa. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, dan pihak-pihak terkait dapat lebih transparan dan akuntabel dalam melaksanakan pembangunan.
Bambang red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA